Satu Lagi, Pejabat Tebo Masuk Sel

MUARA TEBO, MR

Setelah sekitar satu bulan yang lalu Assisten II Setda Kabupaten Tebo Drs.H.Bukhari Usman ditahan di Lapas Muara Tebo terkait kasus pengadaan alat kontrasepsi sewaktu dirinya menjabat kepala Dinas KB PKS beberapa tahun yang lalu, kali ini satu lagi Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Tebo dijeb-loskan ke Lembaga Pemasya-rakatan Muara Tebo yaitu Ir.H.M. Eka Wijaya.

Eka Wijaya yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabu-paten Tebo ini ditahan atas ka-sus dugaan pengadaan pakan ikan fiktif di Dinas Peternakan perikanan beberapa waktu yang lalu dan pada saat itu dirinya menjabat sebagai PPTK (Peja-bat Pelaksana Teknis Kegiatan).

Ditahannya Eka Wijaya dibenarkan oleh Kepala Kejak-saan Negeri Muara Tebo melalui Kasi Pidsus Romi Azriyanto, SH, menurutnya Eka mulai ditahan secara resmi di Lapas Muara Tebo pada Senin sekitar pukul 15.00 WIB.

Dikatakannya, “memang benar, Eka Wijaya sejak Senin sore kemaren sekitar pukul 15.00 WIB sudah berada di lapas Muara Tebo, Dia ditahan atas kasus dugaan proyek fiktif pengadaan pakan ikan TA. 2007 senilai 730 juta dan dirinya selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada waktu itu dan telah ditetapkan sebagai tersangka”. Ungkapnya.

Untuk diketahui pada kasus yang sama, Ir. Irwan Nefi (Kepala Dinas terkait pada saat itu) dan satu orang stafnya sudah menjalani hukuman taha-nan badan di LP Muara Tebo sejak Agustus 2009 yang lalu sebagaimana putusan penga-dilan Negeri Muara Tebo yang mana dirinya dijatuhi hukuman penjara satu tahun, denda 50 juta dan subsider 6 bulan.

Sementara itu, Pihak LSM TOPPAN DPD Tebo yang selama ini getol menyuarakan kasus ini, saat ini bisa bernapas sedikit lega, sebagaimana diungkapkan oleh M.Harahap selaku direktur eksekutifnya. Menurutnya, Pihaknya me-nyambut baik upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak kejari Muara Tebo, dengan ditahannya Saudara Eka Wijaya, maka satu persatu pelaku koruptor di Bumi seen-tak Galah Srengkuh Dayung ini akan mempertanggungjawab-kan perbuatannya.

Dikatakannya, “Kami menyambut baik apa yang dila-kukan oleh Aparat Kejaksaan atas penahanan Saudara Eka Wijaya, supaya dia bisa mem-pertanggungjawabkan apa yang telah dilakukannya, namun, kami masih menunggu para tersangka-tersangka lain-nya yang selama ini menikmati uang hasil korupsi uang rakyat Tebo”. Ungkap Harahap.

“Dan perlu diingat, kami akan terus menyuarakan aspirasi rakyat, kami tidak segan-segan untuk melaporkan ke Kejagung atau Presiden sekalipun jika di tingkat Kabu-paten Tebo atau Provinsi Jambi tidak menindaklanjuti suatu kasus sesuai dengan prose-dur”. Tegas Harahap. (her)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.