mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Salah Seorang ASN BLH Palsukan Surat Bupati OKI

Published on Jan 09 2018 // Berita Utama
Kayuagung, (MR)
Surat Asli Tapi Palsu (Aspal)  untuk Izin Pengelolahan Limbah Berbahaya dan Beracun yang di keluarkan salah seorang  ASN  bertugas pada Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan saat ini Menjadi Dinas Lingkungan Hidup, yang bernama Tatang Sambas ST pada Tahun 2016.
Lalu Seharusnya surat tersebut di keluarkan Bupati OKI namun Bupati tidak Pernah mengeluarkan surat Izin Untuk Pengelolahan Limbah Berbahaya dan Beracun tersebut untuk Perusahaan yang ada di Kabupaten OKI, hal ini di katakan salah seorang masyarakat yang dapat di pertanggung jawabkan kepada Media Rakyat belum lama ini.
Masih menurut masyarakat tadi  perbuatan Tatang tersebut tidak berjalan mulus sehingga pemalsuan Surat Izin Aspal yang seharusnya di keluarkan dan di tanda tangani Bupati itu terungkap, bahkan dengan kejadian ini  Tatang diperiksa oleh Inspektorat  Kabupaten OKI dan masalah ini juga  sampai Kepada Bupati OKI Iskandar SE. Mendengar kejadian ini  Bupati Marah besar, dan diapun mengatakan ingin membawa permasalahan ini ke ranah hukum.
Lebih lanjut masyarakat tadi mengatakan mendengar kemarahan Orang nomor satu di Kabupaten OKI ini dan ingin membawa permasalan ini ke jalur hukum  Saudara Tatang minta perlindungan dengan cara meminta bantuan kepada salah seorang Kader Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menghadap Bupati namun setelah mengahadap Bupati, permasalahan Surat Izin Pengelolahan Limbah berbahaya dan Beracun Aspal yang dikeluarkan Tatang  tidak di gubris orang nomor satu di Kabupaten OKI sampai saat ini bahkan hasil pemeriksaan Inspektorat pun hilang seperti di telan bumi.
Telusur punya telusur, menurut masyarakat tadi Setelah Tatang Menghadap Bupati ternyata Bupati hanya meminta Tatang untuk menyediakan  bibit sawit untuk lahan seluas 26 hektar milik Bupati, yang berlokasi di Ogan Ilir.
Dengan kejadian ini masyarakat menilai harga diri orang nomor satu di Kabupaten OKI dalam hal ini Bupati OKI hanya sebatas Bibit Sawit saja untuk ditanam di  lahan seluas 26 Hektar, ini sangat memalukan karena surat yang seharusnya di keuarkan oleh Bupati ternyata di palsukan dan dikeluarkan oleh seorang ASN bernama Tatang  yang bertugas Pada Dinas Lingkungan Hidup Kab OKI, bahkan untuk Izin Pengelolahan Limbah Berbahaya dan Beracun pada saat itu bukan Bidang Tatang.
Selain mengeluarkan surat aspal Tatang juga merupakan sumber dana Bupati dalam menghadapi Pilkada  di Kabupaten OKI seperti untuk pembuatan spanduk Iskandar SE.
Kabid Pengkajian Dampak Lingkungan pada Badan Lingkungan Hidup Kabupaten OKI Tatang Sambas ST saat di konfirmasi Wartawan Media Rakyat di Kantornya mengenai Surat Bupati Aspal yang di keluarkannya dirinya menyangkal ” itu semua tidak benar dan fitnah karena saya tidak pernah ikut campur  masalah izin Orang lain  sedangkan itu ada bidangnya jadi saya tidak pernah membuat surat izin karena bukan bidang saya”
Saat di tanya Wartawan setelah dirinya menghadap Bupati, yang mana saat itu Saudara Tatang didampingi salah seorang Kader PAN Kab OKI.
Bahwa Bupati hanya meminta bibit sawit untuk lahan seluas 26 Hektar untuk di tanam di kebun Bupati di Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir dan Saudara Tatang juga sebagai sumber dana Iskandar SE dalam menghadapi Pilkada, menurut Tatang tidak benar dan itu semua fitnah ungkap Tatang. >>Ipan

Leave a comment