“SA” Tidak Terdaftar di Disnakertrans Subang

Subang, (MR)
Kasus dugaan pemberangkatan TKI dibawah umur secara unprosedural yang disinyalir dilakukan oleh Jahari Warga Ds. Kebondanas Kec. Pusakajaya dan Supri warga Kec. Compreng terhadap “SA” warga Dsn. Sukaenok Ds. Karanganyar Kec. Pusakajaya semakin terkuak. Setelah sebelumnya usia SA belum cukup umur sesuai salinan data EMIS PENDIS pada MI Swasta Miftahul Huda Pusakajaya yang menerangakan bahwa SA lahir pada tanggal 27 Maret 2001 (16 Th), kini giliran Pemerintah Desa Karanganyar Kec. Pusakajaya dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Subang memberikan keterangan formalnya.

Bahwa berdasarkan keterangan dari Kantor Kepala Desa Karanganyar Nomor : 474.4/174/Ks/2017 membenarkan bahwa SA binti Kadori adalah warganya yang tidak diketahui keberangkatannya, ini menandakan bahwa pemerintahan desa karanganyar tidak mengetahui proses pemberangkatan SA.

Hal senada juga dinyatakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kab. Subang, melalui Surat Keterangan dari Pengantar Kerja Madya Nomor: 560/1420/Binapenta tertanggal 29 Maret 2017, menyatakan bahwa SA tidak terdaftar sebagai Calon Tenaga Kerja Indonesia yang berminat bekerja ke negara Malaysia.

Sementara itu, Nita yang berdasarkan keteranga dari Kedua Calo adalah sebagai Sponsor Dalam PT. Akka Almatar saat dihubungi Media Rakyat melalui phone cell-nya (26/3) mengaku menerima SA berikut ijazahnya dari Jahari. Ia tidak merasa mengurus Dokumen kependudukan SA.

“Saya terima (SA) dari Pak Jahari berikut ijazahnya, saya khan gak tau itu ijazah palsu atau asli, kalau urusan dokumen itu tanyakan saja ke PT nya” kilahnya.

Menyikapi data dan keterangan di atas, Ketua Forum Keluarga Buruh Migran Indonesia (FKBMI) Kab. Subang , Pendi, mendesak agar pihak berwenang segera mengusut proses pemberangkatan SA yang diduga tidak sesuai prosedur dan terindikasi menjadi korban trafficking ini.

“Kita tidak berbicara siapa yang dirugikan, kita berbicara aturan yang dilanggar. Untuk itu, diharapkan kepada Disnakertrans Kab. Subang dan pihak berwajib segera mengusut kasus ini. Jika dibiarkan peluang bagi para mafia buruh untuk melakukan hal serupa akan semakin terbuka lebar, untuk itu segera tekan angka pemberangkatan CTKI dengan cara unprosedural ini” tandasnya. >>Asep

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.