RSU di Garut Nyaris Bangkrut Akibat Orang Miskin Berobat

Garut (MR)
Aneh Rumah Sakit Umum dr.Selamet Garut yang menjadi kebanggaan orang Garut sekarang nyaris bangkrut, sampai penyediaan obat-obat yang tersedia semakin habis seperti yang di khawatirkan di ruang UGD. Bethadin, Alkohol, perban, suntikan anti titanus habis, bahkan kertas untuk membuat kegiatan kantor pun sampai tidak ada.

Penyebab nya semua ini adalah JAMKESDA yang belum di bayar dari PEMDA ke RSU dari tahun 2010 s/d 2011 mencapai Rp.21 miliyar. Dengan penuh percaya diri SEKDA Iman Ali Rahman membuat pernyataan kepada Kepala Desa dan Camat meminta agar menghentikan mengeluarkan surat keterangan kurang mampu (SKTM) untuk berobat ke RSU dr.Selamet Garut.

Tindakan SEKDA yang kontropersi dan tidak populer ini mencerminkan logika panik mengurus Kab.Garut dengan cara-cara emosional atau tidak terpuji pada stitmen SEKDA ini bisa dikatakana refresentasi dari ucapan Bupati. Menurut SEKJEN Serikat Petani Pasundan (SPP) Agustiana di beberapa media yang terbit di Garut.

Kegagalan Bupati Aceng HM. Fikri menjalankan roda pemerintahan. Bagaimana pun kata Agus jaminan kesehatan orang miskin dijamin oleh UUD 1945, UU, Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden juga keputusan Mentri dan ini sudah di pahami bersama bahkan menjadi program unggulan SBY yang bisa mengantarkan terpilihnya dua priode.

Reaksi keras ini datang dari Kepala Desa, Masyarakat, dan tokoh alim ulama. “sebaiknya pemerintah jangan cepat menyalahkan orang miskin dulu. Management di RSU sendiri ada kebocoran-kebocoran hampir miliyaran rupiah. Tapi kenyataan nya ini hanya satu orang yang sedang diproses hukum kenapa yang lain nya sampai saat ini belum di priksa.

Aparat Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan segera bongkar yang menjarah uang rakyat sehingga ini salah satu penyebab kemiskinan.”Ucap Al Ustadz Ujang Tongtong pengurus POMPRES di Garut!
Salah urus pemerintahan PEMKAB Garut terutama kemampuan Bupati Garut sebagai Top Manager akan di uji kinerjanya selama ini. Banyak masalah yang tidak bisa di minimalisir.

Masalah RSU yang sangat mendasar. Kedua masalah pendidikan di sana-sini banyak pungutan dan memberatkan para orang tua murid. Ketiga masalah kemiskinan semakin menjadi-jadi. Selama hampir dua tahun tidak ada perubahan yang cukup dirasakan oleh masyarakat Garut sebaiknya mundur saja sebagai Bupati Garut itu lebih terhormat dari pada di paksakan hanya membuang-buang waktu dan pemborosan uang rakyat ini semua menjadi salah satu solusi yang terbaik menurut salah satu mantan tim suksesnya, yang tidak mau di sebut namanya. (Undang/Ali)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.