mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Ribuan Warga Halmahera Utara Bakar 1.000 Lilin Untuk Dukung Ahok

Published on May 24 2017 // Berita Utama

Halut, (MR)
Ribuan umat Kristen dari berbagai dominasi gereja – gereja di kabupaten Halut, beberapa waktu lalu, (11/5)sekitar pukul 20.00 – 21.00 WIT di Tugu Air Nusantara Tobelo, melakukan pembakaran 1.000 lilin dalam rangka mendoakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjaja Purnama (Ahok).

Pantauan pantauan media ini di lokasi Tugu Air Nusantara, hampir ribuan umat Kristen yang menggunakan pakaian serba hitam telah berkumpul di depan kantor bupati hingga lokasi Tugu Air Nusantara.

Ketua panitia pelaksana, Egbert Hoata, dalam sambutannya, menjelaskan aksi bakar 1.000 lilin ini adalah bentuk kepedulian terhadap Ahok yang dituntut oleh Hakim PN Jakarta Utara 2 tahun penjara. Aksi bakar lilin ini tidak ada kepentingan apapun, namun dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, baik di Sulawesi, Papua, Maluku Utara, dan daerah lainnya.

“Warga masyarakat dan umat Kristen di Halut berkumpul dalam menyuarakan dan pembakaran 1.000 lilin. Selain itu, kami berdoa agar pa Ahok dan anak istri diberkati oleh Tuhan”, katanya. Lanjut Egbert, aksi bakar lilin ini dari gabungan dominasi gereja di Halut, baik GMIH dan gereja lainnya, dan OKP termasuk GMKI dan GAMKI Tobelo. Selain aksi bakar lilin, dilanjutkan dengan doa bersama yang dilakukan oleh beberapa pendeta dan hamba Allah.

“Doakan terkait bangsa dan negara, kepemimpinan Presiden Jokowi dan Yusuf Kalla, kasus Ahok, dominasi gereja, serta kepemimpinan bupati Frans Manery dan wakil Muchlis Tapi Tapi”, jelasnya. Dalam beberapa minggu ke depan kami akan menggalang kekuatan massa dari berbagai OKP, Ormas, dominasi gereja dan organisasi lainnya untuk menyuarakan aksi damai membela Ahok dari kasus penistaan agama.

“Kami akan ke Jakarta tunjukan foto – foto aksi bakar 1.000 lilin kepada pa Ahok, bahkan Halut juga partisipasi dalam menuntut keadilan dan kedamaian”, tambah Egbert.

Sementara, Ketua Legiun Daud Propinsi Malut, Billy Lobiua, dalam sambutannya, mengungkapkan peradilan dan hakim di Indonesia ditekan oleh kelompok ormas radikal yang ada di Jakarta, sehingga kami meminta pihak keamanan TNI/Polri harus menjaga keamanan dan ketertiban bangsa dan negara. Selain itu juga meminta DPR RI harus merevisi pasal KUHP terkait hukuman penistaan agama.

“Pemerintah pusat serta pihak Polri harus menangkap pelaku Habib Risik Shihab, karena sudah ditetapkan tersangka oleh pihak yang berwajib”, tegas Billy.

Sekretaris GAMKI Halut, Fridol Soroway, lebih menekankan kepada pihak TNI/Polri harus menjaga NKRI mulai dari Indonesia Barat sampai Indonesia Timur. Karena daerah ini berbagai suku bangsa, agama, adat, ras dan budaya sehingga harus dijaga dan dijunjung tinggi.

“GAMKI dan GMKI se Indonesia memberikan dukungan terhadap Ahok agar tetap bersabar dalam menghadapi masalah penistaan agama. Serta para hakim dan pengadilan harus bersikap jujur dan adil dalam memutuskan masalah hukum”, ucap dosen Fisip Uniera Tobelo. Selain itu, kegiatan yang berlangsung hampir dua jam ini, dikawal super ketat oleh pihak anggota Polres Halut, sehingga warga jemaat kembali ke rumah masing – masing dengan keadaan aman dan damai. Hadir pula dalam bakar lilin, bupati Frans Manery beserta keluarga.
“Saya harapkan masyarakat jaga keamanan dan kedamaian daerah ini”, tutup Ketua Golkar Halut. >>Karl

Leave a comment