mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Relawan BNPBD Kotamobagu Harus Berjiwa Kasatria Untuk Menolong Sesama

Published on Jun 11 2016 // Berita Utama

Kaban BNPB Bersama Anggota RelawanKotamobagu, (MR)
Kegiatan Pelatihan yang di laksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana Kotamobagu yang dilaksanakan di Resto Lembah Bening memberikan kesan yang mendalam bagi Relawan, (02/06/2016).
Pasalnya kegiatan pelatihan yang sudah beberapa kali dilaksanakan memberikan arti tersediri bagi relawan yang mengikuti kegiatan tersebut, diman mereka dilatih untuk bisa tanggap dan berjiwa besar serta mampu membantu dan menolong para korban bencana alam apabila ada kejadian bencana di suatu tempat.

Tidak hanya itu mereka juga dibekali dengan berbagai keterampilan untuk bisa gerak cepat menangani para korban bencana salah satunya adalah memberikan segera bantuan logistic berupa masakan siap saji tanpa menunggu waktu lama menunggu makanan, pelatihan ini di khususkan bagi perempuan, sedangkan untuk laki-laki mereka di latih untuk bisa gerak cepat dalam pemasangan tenda dan membantu para korban bencana yang memerlukan bantuan segera.

Makanan siap saji yang kami gunakan sudah di akui dunia dan berskala International, makanan tersebut terdapat 25 macam aneka makanan dan cita rasa yang beda, menurut salah satu panitia pelaksana yang tak mau di sebut media mengatakan: kami punya banyak persediaan bahan makanan siap saji untuk para korban bencana, namun di sisi lain apabila makanan ini tak terpakai maka kamipun harus melaporkan ke pusat untuk di kirim kembali bahwa makananan tersebut telah ekspair alias tak bisa di konsumsi lagi.

Kepala BNPBD Kota Kotamobagu Ir.Imron Amon Saat di wawancarai sejumlah media dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa, kami sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan ini, dan target kami di BNPBD Kotamobagu harus memiliki relawan sekitar 900 Orang Relawan dalam satu relawan bisa menangani 40 orang korban, dan yang baru mengikuti pelatihan sekitar 300 orang sampai saat ini, “ kata Imron kepada media”.

Tambah Imron, di Kotamobagu kalau melihat TopoGrahpy memang tidak banyak titik-titik bencana di kotamobagu dibandingkan dengan daerah lain yang letak geogafisnya memang ada kemungkinan sering terjadi bencana, seperti tanah longsong, bencana banjir bandang atau angin putting beliung, namun tidak menutup kemungkinan daerah kita di Kotamobagu juga bisa terjadi hal demikian apabila itu menjadi Kehendak yang Maha kuasa. Dalam pelatihan yang diikuti 75 orang relawan dari 25 desa dan kelurahan yang ada di kotamobagu, sudah di agendakan jauh hari untuk pelaksanaan pelatihan ini, sehingga kedepan BNPBD Kotamobagu sudah ada kader Relawan yang sudah siap jika ada kejadian bencana alam yang terjadi di kotamobagu.

Kedepan kami sangat mengharapkan agar semua elemen masyarakat mau kerjasama dan dengan iklas menjadi relawan, dan untuk menjadi seorang relawan haruslah berjiwa kasatria dan tekad yang tulus agar apa yang di harapkan bisa maksimal, apalagi misi seorang relawan itu adalah misi yang paling mulia di mata tuhan.”ujur imron usai di wawancaai awak media saat kegiatan berlangsung. >>Neni

Leave a comment