Ratusan Siswa Madrasah Berkemah di Ins Kayu Tanam

Padang, (MR)
Kantor wiliayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumtra Barat (Sumbar) kembali melaksanakan perkemahan pramuka tingkat madrasah,  di Indonesisch Nederlansche School (INS) Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (2/3).

Kegiatan tersebut merupakan yang ke VI,  diadakan oleh Kanwil Kemenag Sumbar. Tak hanya itu Kegiatan ini, sejalan dengan Kurikulum 2013 yang mendukung Undang-Undang nomor 20 tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional. Hal ini disebabkan gerakan pramuka mempunyai peran besar dalam pembentukan kepribadian generasi muda.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Artis Arjun mengatakan, kegiatan ini bermaksud untuk meningkatkan kreatifitas, produktifitas siswa secara edukatif, inovatif, dan rekreatif. “  Tujuan yang diinginkan untuk meningkatkan keterampilan dan ilmu pengetahuan bagi Pramuka Penggalang dan Pramuka Penegak, memupuk rasa persaudaraan dan Imtaq, memupuk rasa cinta tanah air dan mengembangkan kreatifitas siswa,” katanya.

Kegiatan perkemahan pramuka madrasah ini,  dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, dengan tema “ Dengan Perkemahan Pramuka Madrasah Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017, Kita Wujudkan Siswa Madrasah Yang Berkarakter dan Berakhlakul Karimah Untuk Madrasah Lebih Baik Madrasah, Bersih dan Melayani” dengan Motto “Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan dan “Ikhlas Beramal dengan Iman dan Taqwa”.

Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Salman, menyampaikan kementerian agama Sumatera Barat mempunyai komitmen dan perhatian yang besar untuk ikut berpartisipasi dalam membentuk kepribadian generasi muda yang berkarakter melalui kegiatan kepramukaan.

“Organisasi pramuka selaku penyelenggara pendidikan kepramukaan mempunyai peran besar dalam pembentukan kepribadian generasi muda sehingga memiliki pengendalian diri dan kecakapan hidup untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global,” ujarnya.

Bupati Padang Pariaman yang diwakili Asisten Pemerintahan Idarussalam menyampaikan.  Pemerintah telah mengupayakan secara maksimal untuk pengembangan potensi tenaga pendidik dan peserta didik baik akademik maupun non akademik. Terutama di bidang potensi Non Akademik siswa, dengan tetap menjadikan kegiatan kepramukaan menjadi prioritas untuk membentuk kepribadiaan siswa.

Gerakan pramuka yang diresmikan berdirinya pada tanggal 14 Agustus 1961 silam merupakan kesinambungan gerakan kepanduan nasional Indonesia yang bertujuan menumbuhkan tunas bangsa menjadi generasi yang dapat menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa, bertanggung jawab serta mampu mengisi kemerdekaan Indonesia.

“Harapan  kita adalah dengan kegiatan perkemahan pramuka ini dijadikan  suatu proses pendidikan karakter bagi peserta didik, pembentukan kepribadiaan yang baik, menjadi manusia yang mandiri, bertanggung jawab, mempunyai akhlakul karimah, mengembangkan kreatifitas dan potensi peserta didik, mengasah emosional dan sifat social bagi generasi penerus bangsa”, ungkapnya.

Kegiatan ini dibuka Kakanwil Kemenag Sumbar Salman dan dihadiri Gubernur Sumbar diwakili Kabag Agama Biro Binsos Karimis, Ketua DPRD Padang Pariaman Faisal Arifin, Kepala Bagian TU dan Kabid di lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar, Kepala Kankemenag Kab/Kota se-Sumbar, Muspida, Ka. Kwarcab dan Polres Padang Pariaman. Sementara lomba yang dipertandingkan antara lain tari kreasi tematik islami, pengibaran bendera dan PBB, penjelajahan, tahfiz, pionering rumah adat minangkabau, bercerita dengan bahasa inggris, film pendek dan kewirausahaan dan kehidupan di perkemahan. Jumlah peserta dan pendamping yang mengikuti kegiatan ini lebih kurang 800 orang. >>Falind/Eko

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.