Puluhan Masyarakat OKI Datangi Kantor PT Waskita Karya Sesi III

Kayuagung, (MR)
Akibat rusaknya jalan, trotoar dan drenase serta mengganggu aktifitas warga Kecamatan Kota Kayuagung, puluhan  masyarakat Kabupaten  Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan peduli pembangunan mendatangi kantor perwakilan PT Waskita Karya, Sesi III, kontraktor  pembangunan Jalan Tol Pematang Panggang Kayuagung (PPKA), Senin (1/10). Massa menuntut agar pihak Waskita maupun subkontraktor bertanggung jawab atas kerusakan jalan sebagai akibat aktifitas pembangunan proyek strategis nasional tersebut.
Koordinator aksi Aliaman SH mengatakan, “adanya aktifitas pembangunan tol memberikan dampak bagi masyarakat. Salah satunya kerusakan jalan, masyarakat Kayuagung dan sekitarnya, khususnya warga Kelurahan Kutaraya sudah muak dengan janji-janji pihak PT Waskita Karya Sesi III untuk memperbaiki jalan, trotoar dan drenase yang rusak, setiap ada reaksi dari masyarakat setempat, dan ada korban baru ada perbaikan, setelah itu perbaikan berhenti, alasannya butuh proses,” ungkapnya.
Lebih lanjut Aliaman mengatakan, “masalah debu yang berterbangan, selama setahun lebih, pihak PT Waskita Karya hanya satu kali membagikan masker. Begitupun kendaraan material, meski sudah dipindahkan jalur operasionalnya melalui jalur baru dari Desa Celikah kemudian melintasi Kelurahan Sukadana dan menyeberang Jembatan lingkar Provinsi ke Kelurahan Kayuagung Asli, namun  yang sangat disesalkan tetap saja masih ada mobil Subkontraktor PT Waskita yang membandel bahkan mobil material pasir bertambah banyak melintasi Jembatan Kayuagung jalan  SMA 3 Unggulan. Untuk itu PT Waskita Karya harus bertanggung jawab dan harus memenuhi tuntutan kami,” cetus Ali.
Adapun tuntutan masyarakat OKI Peduli Pembangunan tersebut yakni (1) menuntut PT Waskita Karya dan Subkontraktornya bertanggung jawab terhadap kerusakan jalan, trotoar, dan drenase. (2) meminta pembesihan pasir, koral, dan tanah yang berserakan di jalan, (3) meminta konpensasi kepada pihak terkait untuk diberikan kepada warga yang rumahnya retak dan terdampak debu, (4) meminta kendaraan material maupun kendaraan alat berat dilarang melewati jalur jembatan Kayuagung, dan (5) meminta kesepakatan di atas dituangkan dan disaksikan warga pihak PT Waskita dan pemerintah setempat.
Setelah berorasi lebih kurang lima belas menit, pihak PT Waskita Karya langsung mempersilakan perwakilan masyarakat untuk masuk ruang rapat Kantor PT Waskita Karya Sesi III. Dari hasil pertemuan antara kedua belah pihak (perwakilan masa aksi dengan pihak PT Waskita Karya Sesi III) yang dimediasi pihak Polres OKI dan Polsekta Kayuagung diperoleh kesepakatan sebagai berikut :
Pihak PT Waskita Karya pembangunan Jalan Tol  PPKA Sesi III akan melakukan (1) perbaikan jalan setelah proses suplai material pembangunan jalan tol selesai perkiraan bulan Januari 2019. Scope perbaikan jalan untuk PPKA 3 dari Jembatan Kayuagung sampai dengan SMA Unggulan selebihnya akan disampaikan ke pihak management. (2) proses perbaikan dan pembersihan jalan dan penyiraman akan dilakukan secara rutin. (3) mengenai konpensasi debu dan kerusakan rumah akan disampaikan kepada pihak terkait (Pemda, LH, PUPR, Management Waskita dll).
Sementara itu, Manager Operasional Tol PPKA Sesi III, Maryono menjelaskan, pihaknya akan memperbaiki jalan yang dimaksud secara permanen pasca proses suplai material pembangunan tol selesai. “Ini diperkirakan selesai pada Januari 2019, sedangkan pembersihan dan penyiraman jalan dilakukan secara rutin” tuturnya.
Sementara itu, untuk jalan yang rusak diklaim telah dilakukan perbaikan. Terkait kompensasi debu dan kerusakan rumah masyarakat, dirinya menegaskan, hal tersebut akan disampaikan kepada pihak terkait seperti manajemen Waskita dan pemerintah daerah serta dinas terkait.
Masyarakat sangat menyesalkan tidak ada perwakilan pemerintah daerah baik dari pihak Kelurahan, Kecamatan, Pemda, Dinas Perhubungan, DPRD OKI maupun yang terkait lainnya. Padahal menurut perwakilan warga surat pemberitahuan aksi sudah disampaikan ke pihak terkait lainnya. Maupun dari pihak Waskita Karya sudah memberitahu. >>Ipan

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.