mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Proyek Tenaga Surya Dipertanyakan

Published on Feb 08 2017 // Investigasi-Report

Natuna, (MR)
Sejumlah, Nelayan Desa tanjung mempertayakan pembangunan proyek tenaga Surya , untuk penerangan pelabuhan rakyat di desa tanjung.

Salah satu Nelayan saat dijumpai usai menambatkan perahu. Tolong dipertanyakan pekerjaan pembangunan ini, karena tidak bermanfaat. Lampu tak hidup ucapnya.

Kepala Desa tanjung ketika dimintai komentarnya terkait pembangunan itu tidak berada ditempat. Namun kami diterima oleh Sekdes zahrin, Menurutnya, Ia tidak tau soal itu. Semua dikelola oleh TPK. Selama ini sistem operasional, pemasangan aman aman aja. Mungkin ada kesalahan teknis, ucap sang Sekdes.

Ia mengakui jika proyek tersebut tahun anggaran 2016. Persoalan lampu ini mati, sudah dilaporkan oleh Nelayan, dan Kemarin dah ada rapat dengan pihak BPD, dan TPK. Tim pengelola kegiatan. Ada 10 unit. Lampu tenaga Surya beserta tiang Kita bangun di dermaga rakyat Tanjung.

Terkait Anggaran kita ambil dari dana ADD sebesar 206 juta. Itu sudah termasuk upah dan operasional TPK dan pajak. Saya tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh lagi takut salah, soalnya teknis ada di TPK.

TPK ada 5 orang. Anggaran dari dana desa. Di sana ada 13 unit dari perhubungan 3 unit. Siang ada 1 tiang hidup malam mati. Barang pengadaan baru.

Sementara untuk pihak ke tiga, supliyer Acay. Toko Orion. Hari junat sudah Kita panggil untuk diperbaiki, karena proyek tersebut masih tahap pemeliharaan.Kita berharap Anggaran besar tapi bisa dimanfaatkan. Kalau untuk pemasangan bulan Desember, dan masa pemeliharaan selama 3 bulan.

Menurut Zahrin, tenaga surya tersebut, kalau panas 2 unit saja tak hidup, tapi jam 22 dah mati. Kalau musim hujan tak hidup sama sekali. Sementara milik perhubungan hujan pun hidup sampai pagi. Bisa bisa barang tak sesuai spek.
Ketua LPSTK. lembaga pengelolaan Sumber Daya kerumbu Karang. Tobias mengatakan telah memberikan ultimatum kepada pihak penyedia barang, yakni Toko Orion.

Ia meminta agar permasalahan ini di pertanggung jawabkan. Dan kemarin dia menyanggupi, untuk mengganti barangnya. Jumat ini bakal ada pertemuan.”Saya sudah ultimatum, jika tidak diperbaiki bakal Saya teruskan ke pihak berwajib,” paparnya. >>Roy

Leave a comment