mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Presiden SBY: Tidak Ada Hasil Pembangunan yang Instan

Published on Aug 23 2011 // Berita Utama

Jakarta (MR)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, tidak ada hasil pembangunan yang jadi secara cepat dan instan karena pembangunan memerlu-kan waktu dan proses. Presiden menyampaikan hal tersebut dalam acara silaturahim dengan para teladan, anggota Paskib-raka Nasional 2011 dan anggota pasukan kehormatan di kom-pleks Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Kamis malam. “Itu sebuah proses panjang, tetapi proses berlanjut dari satu gene-rasi ke generasi lain. Siapapun yang memimpin, pemerintahan manapun akan senantiasa berjuang dan bekerja untuk memajukan kehidupan rakyat Indonesia,” kata Presiden.

Kepala Negara mengatakan, ada tiga hal yang dapat mendu-kung keberhasilan pembangu-nan. “Pertama pembangunan ekonomi agar dengan ekonomi yang berhasil kita bisa ting-katkan kesejahteraan. Kedua kita ingin bangun kehidupan politik yang bermartabat dan membawa manfaat serta yang ketiga kita ingin menegakkan hukum dan keadilan, bagi semua, agar dengan tegaknya itu negara kita tentram damai dan bebas kejahatan korupsi,” tegas Presiden.

Presiden menambahkan, dari masa pemerintahan Presi-den Soekarno hingga pemerin-tahan saat ini, semua pemerin-tahan menginginkan adanya pembangunan yang mendo-rong kesejahteraan rakyat Indonesia. “Pembangunan ini tidak dilaksanakan asal-asalan dan tanpa rencana. Ini negara, bangsa yang tentu harus punya masa depan baik, maka dalam membangun sudah menetap-kan arah, kebijakan dan program pembangunan yang tepat benar dan jelas. Untuk mening-katkan kesejahteraan rakyat diseluruh tanah air,” katanya.

Karena itu Kepala Negara memastikan anggaran pemba-ngunan akan digunakan secara tepat sehingga program pemba-ngunan dapat tercapai sesuai tujuan. Dalam acara silaturahim tersebut hadir Wakil Presiden Boediono, Ani Yudhoyono, Herawati Boediono, para men-teri kabinet Indonesia Bersatu II, dan pejabat negara lainnya.

Sebelum menghadiri acara tersebut, Kepala Negara sem-pat melakukan pembicaraan melalui telepon dengan tim ekspedisi Merdeka yang berha-sil mendaki dan mengibarkan bendera Merah Putih di Puncak Elbrus Rusia. (Sarif/Yanto)

Leave a comment