mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Pokja USB SMAN Tanjung Riau Batam Diduga Langgar Perpres Barang Jasa

Published on Jul 24 2018 // Pendidikan
Tanjungpinang, (MR)
Ada apa dengan kelompok kerja (Pokja) Pembangunan USB SMAN Tanjung Riau Batam. Persyaratan lelang yang diterapkanya dari acuan Perpres no 54 tahun 2010 beserta perubahannya malah dilanggar sendiri.
Hal ini tentu menjadi tanda tanya besar. Dalam persyaratan lelang, Pokja meminta kualifikasi usaha non kecil pada peserta tender. Sebab paket pekerjaan Pembangunan USB SMAN Tanjung Riau Batam ini dengan nilai hps Rp 2.863.717.528,83.
Namun, pemenang tender pekerjaan konstruksi yang dianggarkan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri tahun anggaran 2018 ini malah dimenangkan perusahaan dengan kualifikasi usaha kecil. Padahal dalam harga penawaran, ada 6 perusahaan non kecil yang ikut menawar. Bahkan harga penawaran dari salah satu perusahaan ada yang lebih rendah dari pemenang tender.
Awak media ini pun mengkonfirmasi panitia lelang yang diketuai Razi melalui WhatsApp menyanyakan kualifikasi usaha pemenang tender. Dengan cepat Razi membalas konfirmasi awak media ini. “Itu perusahaan kecil,” balasnya singkat, Jumat 13 Juli 2018.
Awak media ini pun menanyakan  kembali pada ketua Pokja, Atas dasar apa Pokja memenangkan perusahaan kecil dalam paket usaha non kecil. Menurut ketua Pokja, perusahaan kecil boleh mengikuti paket non kecil jika memenuhi persyaratan. Dan sebaliknya perusahaan non kecil tidak boleh mengikuti paket kecil. “Saya lupa di mana itu yang menyatakan,” balasnya.
Sungguh aneh membaca balasan ketua Pokja, ia menuliskan perusahaan kecil boleh mengikuti paket non kecil jika memenuhi persyaratan. Sementara persyaratan dalam lelang saja diduga telah dilanggar.
Berdasarkan Pepres 54 tahun 2010 dan perubahannya yang terdapat pada Pasal 100 ayat 3: Nilai paket pekerjaan Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/ Jasa Lainnya sampai dengan Rp2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah), untuk usaha kecil. Dari penelusuran awak media ini di LPJK Net. Pemenang tender hanya kualifikasi K3 sampai 15 Maret 2018 dan belum registrasi tahun kedua dan ketiga. >>Doni

Leave a comment