PJJ-DPUPR 2019 Pembangunan Jembatan Pantai Bakti Tahap ll Di Duga Curi Star

Bekasi, (MR) – Pekerjaan dari Dinas PUPR sudah banyak yang di kerjakan akan tetapi dalam pengerjaannya hampir semua tidak di pasang papan proyek padahal itu sangat penting bagi hal layak publik. (18/07/2019)

Dalam UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) no.14 tabun 2008 sudah jelas setiap di mulainya pekerjaan harus terlebih dahulu di pasang papan proyeknya.

Agar masyarakat mengetahui nilai Anggarannya dari pemerintah daerah atau provinsi,sedangkan pekerjaan pembuatan jembatan tersebut di duga nilainya milyaran rupiah.

Ketika wartawan media rakyat menyambangi pekerjaan kegiatan jembatan tersebut ada dari salah seorang warga masyarakat “Nisin” mengatakan dari mulai kerja sampai sekarang papan proyek tidak di pasang bang soalnya saya setiap hari di sini.

Di tambahkan komentarnya tenaga kerja ketika di konfirmasi mengatakan papan proyek sempat di pasang bang,photo-photo terus di copot lagi di bawa ke mobil sama pemborongnya.”Ujarnya.

Rijal sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan dan Korupsi Republik Indonesia (LSM KAMPAK-RI) menegaskan bahwa pekerjaan jembatan yang di biayai oleh pemerintah daerah/pusat di duga telah mencuri star.

Komentar tersebut di lanjutkan oleh yusup yang sebagai ketua team investigasi LSM KAMPAK-RI, saya telah konfirmasi dengan pptk Dinas pupr Asri melalui whatsapp, di copot kalih bang,nanti di suruh di pasang lagi.

Lanjut yusup terkait pemasangan papan proyek yang sudah di pasang yang seharusnya tidak boleh di copot di duga pemborong akan melakukan kecurangan dengan menyembunyikan pagu anggaran yang nilainya sangat pantastis.

Dalam hal ini kami dari Lembaga Swadaya Masyarakat KAMPAK-RI akan mengawal pekerjaan jembatan kuning pantai bakti tahap ll kecamatan muara gembong sampai selesai.”Tegas yusup kepada media rakyat. (Bemo)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.