mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Petrus Kasihiw Buka WorkShop Blok Kasuari di Kota Sorong

Published on Aug 11 2018 // Papua Barat

Foto Bersama Bupati Teluk Bintuni Ir.Petrus Kasihiw,MT seusai workshop di Kota Sorong , Sabtu 11 Agustus 2018 (foto: Humas & Protokoler)

Foto Kegiatan WorkShop

Sorong, (MR) – Bupati Teluk Bintuni Ir.Petrus Kasihiw,MT saat berada di Kota Sorong menyempatkan diri hadir untuk membuka dan mengikuti kegiatan Workshop terbatas ” Pengembangan Blok Kasuri ” , Sabtu (11/8/2018) di rilis dari Humas dan Protokoler Kabupaten Teluk Bintuni.

Pada acara tersebut Petrus Kasihiw menyampaikan paparan tentang visi pembangunan, thema Pembangunan 2018, dan beberapa kebijakan jangka menengah Teluk Bintuni serta beberapa target pembangunan.

Petrus Kasihiw juga memberi gambaran tentang tantangan pembangunan yg akan dihadapi, terutama menyangkut peningkatan produktifitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Teluk Bintuni, melalui Pemusatan Pelatihan Tehnik Industri dan Migas yang sudah berjalan sejak tanggal 23 Juli 2018 lalu ujarnya.

Dilanjutnya Petrus Kasihiw juga mengatakan, ” perlu dibangun sinergi dengan semua pihak, terutama para investor yang bergerak di bidang migas seperti Genting Oil Kasuari yang akan mengembangkan Blok Kasuari, dan perusahaan lainnya. Pemerintah Daerah (Pemda) Teluk Bintuni akan memberi dukungan penuh terhadap semua investasi migas, Bupati mengingatkan bahwa pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Teluk Bintuni menjadi tanggung jawab bersama, ketika Pemda meyiapkan tenaga kerja terlatih siap pakai dan siap kerja, maka perusahaan harus mau menerima, jangan karena pertimbangan lain, lalu menyebabkan tenaga kerja asal Teluk Bintuni tidak dipakai ” Kata Petrus Kasihiw.

Angka pengangguran terbuka belum bergerak turun, padahal banyak investasi di Kabupaten Teluk Bintuni yang mengelaloh sumber daya alama (SDA), dan mempekerjakan tenaga kerja dari luar. Angka Pengangguran masih berada di angka 6.87, sedangkan target RPJMD sampai 2021 harus berada diangka 4.

Melalui Pusat Pelatihan Tehnik industri migas Bintuni, direncanakan akan melatih sebanyak 1.200 tenaga kerja siap pakai. Pemda akan mengambil peran strategis dalam mendukung penyiapan tenaga kerja, dan akan membantu mengeleminasi berbagai permasalahan, namun pihak perusahaan harus memahami secara baik, bahwa keberadaan investasi harus memberi peluang kerja bagi masyarakat terutama kepada Tujuh Suku (suku asli di Kabupaten Teluk Bintuni_red).

Bupati menyampaikan terimakasih kepada manajemen GOKpl yang telah menyampaikan progress dan rencana pengembangan Blok Kasuari, serta beberapa peluang yg dapat ditangani oleh Pemerintah daerah, dan masyarakat serta mitigasi kebutuhan dalam rangka kebutuhan pengadaan tanah.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan bahwa untuk kebutuhan pengadaan tanah, pemerintah daerah akan membentuk tim kajian pengadaan tanah untuk kebutuhan pembangunan di Kabupaten Teluk Bintuni.

Dan penyampaian Bupati tersebut disambut baik oleh, GOKpl bahkan bersedia bersinergi dan memfasilitasi. Sehingga Tim tersebut dapat merumuskan Peraturan Bupati (Perbub) dan menjadi dasar hukum untuk pembebasan tanah hak ulayat dan ganti rugi tanaman tumbuh berproduksi.

Sedangkan GOKpl yang diwakili oleh Bapak Listriyanto dan Ibu Uki, memaparkan rencana pengelolaan Blok Kasuri, progres dan berbagai kebutuhan mendasar dalam pengelolaan blok kasuri, dan berbagai peluang yang dapat dikelola Pemda Teluk Bintuni melalui perusahaan daerah (Perusda) dan masyarakat Tujuh Suku, serta hasil mitigasi kebutuhan yang diperlukan dalam 1 – 2 tahun kedepan.

Dari sisi peluang kerja, GOKpl perkirakan butuh sekitar 1.500 tenaga kerja, dan beberapa pekerjaan yg dapat disinergikan dengan Perusda. GOKpl juga menyampaikan kebutuhan lahan sekitar 400 Hektar Are (HA) yang harus tuntas selambat lambatnya pertengahan 2019.

Dalam workshop tersebut Bupati mengapresiasi dan merespon positif acara ini, krn dari sini, pemda dan GOkpl dapat saling memberi informasi dan saling bersinergi untuk mempercepat proses pengembangan Blok Kasuari.

Workshop diikuti oleh Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perindagkop, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Staf Ahli Bupati Bidang ESDM Ir. Robert Parinussa dan Bapak Wim Fymbay, MM, serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Teluk Bintuni. (Haiser Situmorang).

Leave a comment