mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Peratin Argomulyo Pinta Pemkab Bangun Kembali Jembatan Pasca Bencana Alam 2016

Published on Apr 18 2017 // Nusantara

Lampung Barat, (MR)
Musim Hujan Dan cuaca Extrem menyebabkan Bencana Alam Hebat,tepatnya bulan November 2016 lalu Dan Kini Meninggalkan sejumlah permasalahan yang tidak mampu untuk disiasati Dan ditanggulanggi oleh oleh pemerintahan pekon Argo Mulyo kecamatan Batu Ketulis Kabupaten Lampung Barat ,dikarenakan keterbatasan Anggaran Dana Desa Dan Lokasi berada Pada Poros jalan Kabupaten

Kepada Media Rakyat Pada selasa(04/04) Peratin Pekon Argo Mulyo, Sarjan (56) Menceritakan Kronologis Pristiwa Terjadinya hujan deras Dan cuaca Extreme tepatnya Pada tanggal 11 November 2016 puncak bencana banjir Menimpa dimana wilayah ini ia pimpin. Sehingga menyebabkan bencana alam yang mengakibatkan Tiga titik jembatan permanen terputus .terputusnya jembatan tersebut berada tepat Pemangku III menuju arah pemangku VII dilanjutkan dari pemangku VII kearah pemangku sidomulyo Kecamatan Pagar Dewa.

“ya inilah persoalanya Menjelang panen Kopi wilayah ini terisolasi akibat dari dampak Putusnya sejumlah jembatan yang letaknya berada dijalan Kabupaten” tuturnya.

Lanjutnya, Peratin Àrgo Mulyo sudah melapor kan peristiwa bencana Banjir kepada Badan Penanggulangan Bencana Àlam Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Barat, Tapi sampai saat ini belum ada tidak lanjut nya dari instansi tesebut. Sarjan sangat- sangat perhatin dengan kondisi ini ditambah lagi mendengar Masyarakat mengeluh akibat terputusnya jembatan tersebut dikarnakan banyak anak sekolah yang mau tak mau melewati jalan terebut karna tidak ada jalan alternative lainnya, kondisi yang kurang berpihak terpaksa orang tuanya mengatarkan anak -anak sampai sekolah agar mereka tetap bisa mengais pendidikan.

“kondisi yang kurang menguntungkan terhadap para orang tua yang seyogyanya sudah bisa beraktivitas Mengurus kebun Kopi,terpaksa harus mengantarkan anaknya sekolah Karena kondisi perjalanan yang terisolasi akibat terputusnya sejumlah jembatan” keluhnya.

Menindak lanjuti persoalan ini ,Melalui Media Rakyat Aspirasi masyarakat disampaikan Supaya Pemerintah Daerah Segera untuk mengalokasikan Anggaran APBD 2017 untuk menormalkan kembali iklim Ekonomi masyarakat pedesaan agar bisa beraktivitas seperti Biyasanya.

“kami Atas nama Pemerintah Pekon Argo muliyo Dan Lembaga Himpunan Pekon (LHP) kepada bapak Bupati Drs H mukhlis Basri MM untuk meninjau kondisi Kami disini, dan kepada kepala semua dinas terkait agar bisa membantu dengan adanya bencana bulan November 2016 lalu” Ucapanya sembari berharap.

Surono (40) warga sekitar Lokasi terjadinya bencana Alam mendukung langkah pemerintah pekon untuk mencarai solusi agar Ekonomi di Argo Mulyo kembali normal Dan tidak melakukan pembiaran sehingga masalah putusnya sejumlah jembatan menjadi berlarut-larut.

“Kami kesusahan biyasa anak bawa motor sendiri kini,dengan kondisi keterpaksaan. Kami harus Antar tak jarang anak terjatuh dilokasi bencana tersebut,yang Pasti Kami mendukung langkah Kepala Pekon untuk Melanjutkan mencari solusi kepada Pemda Lampung barat” tuturnya.

Hingga Saat ini Belum Ada Lelang Satupun dikantor pelelangan (ULP) kabupaten lampung barat Dari Badan Bencana Alam Daerah (BPBD) Lampung Barat untuk wilayah Argo Mulyo .adakah kemungkinan persoalan Pasca bencana ini akan disambut oleh Dinas Pekerjaan Umum, Namun masyarakat disini tetap berharap agar kehidupannya Normal kembali Karena mereka merasakan Langsung sulitnya melintasi jembatan yang terputus ditengah Sungai-sungai besar. >>Agus/Amrin

Leave a comment