Pemkot Kotamobagu Melalu Dinsos Kembali Menyalurkan Bansos Bagi Warga Terdampak Covid-19

Kotamobagu, (MR) – Dalam waktu dekat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Sosial (Dinsos) akan kembali menyalurkan bantuan sosial (Bansos) sembilan bahan pokok (sembako) untuk warga Kotamobagu, yang terkena dampak dari virus corona (Covid-19).

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Sarida Mokoginta mengatakan, bansos yang akan dibagikan nanti tidak jauh berbeda dengan bantuan yang telah disalurkan sebelumnya
“Sembilan bahan pokok (sembako) yang akan dibagikan tidak ada perubahan. Tetap beras, gula, minyak dan bahan pokok lainnya,” kata Sarida (9/7/2020).
Menurutnya, untuk penerima bansos nanti, kemungkinan akan ada ketambahan. Karena, ada beberapa nama penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) non aktif, kembali dikirimkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos), untuk diverifikasi dan diberikan bansos.

“Kemarin penerimanya itu ada sekitar 3500 orang. Nah sekarang ada BPNT non aktif. Ada sekitar 1800 orang BPNT non aktif yang dikirim oleh Kementerian. Nantinya kita akan lakukan verifikasi di lapangan terlebih dahulu untuk memastikan yang bersangkutan non aktif karena hal apa, apakah sudah meninggal, atau bagaimana. Jadi kemungkinan akan ada ketambahan.”Jelasnya.

Untuk penyaluran bantuan tersebut kemungkinan akan dilaksanakan pada akhir Juli mendatang.
“Penyaluran bantuan nantinya mungkin sekitar tanggal 20-25 Juli.”Jelasnya.

Namun, lanjut Sarida, untuk pemberian BST tahap selanjutnya ada kemungkinan ada perbedaan besaran yang akan diberikan sesuai dengan Surat Keputusan Dirjen Penanganan Fakir Miskin Nomor 22 Tahun 2020 Pemberian BST itu sampai akhir Tahun.”Ungkap Kepala Dinas (Kadis) Sosial Pemkot Kotamobagu Sarida Mokoginta, Rabu (8/7/2020).

“Tahap 1 sampai tahap 3 hari ini yang diberikan itu jumlah besarannya Rp600.000 perkeluarga,dan untuk tahap 4 sampai tahap 9 nanti besarannya Rp300.000.”Jelasnya. (Neni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.