Pemkab OKI Fokus Membangun Infrastruktur Pedesaan

Pembangunan Ruas Jalan Sepucuk.(MR-ist) Ruas jalan simpang Kijan Terusan Menang (MR-Ist)Kayuagung, (MR)
Infrastruktur jalan menjadi fokus utama pembangunan OKI pada tahun 2016. Komitmen besar Bupati OKI Iskandar SE adalah membangun infrastruktur yang merata dan berimbang antara wilayah Barat (Lempuing dan Mesuji) dan wilayah Timur (Pantai Timur) Kabupaten OKI. Tidak berlebihan apabila pembangunan insfrastruktur di sektor jalan dan jembatan selalu menjadi prioritas bagi Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten OKI, khususnya instansi terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten OKI.

Khusus di sektor jalan, pada tahun ini, Iskandar SE mencanangkan pembangunan ruas jalan Kayuagung Sepucuk sepanjang 37,962 km. “Jalan ini akan menjadi urat nadi masyarakat yang tinggal di wilayah itu,” tegasnya. Ruas jalan yang ditargetkan selesai dalam 2,5 tahun itu menghubungkan kota Kayuagung dengan Kecamatan Pedamaran Timur hingga ke kecamatan Cengal. Saat ini sudah diselesaikan sekitar 12 Km ujar Bupati OKI, Iskandar SE saat  Rapat Paripurna DPRD OKI Belum lama ini.

Lebih lanjut Iskandar mengatakan, ruas jalan baru itu pada umumnya akan banyak dilalui masyarakat yang telah berdiam di Kecamatan Pedamaran Timur, Sungai Menang dan Cengal. Selama ini, masyarakat disekitar kecamatan tersebut selalu melalui jalan Lintas Timur (Jalintim) yang cenderung memakan waktu tempuh lebih lama.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten OKI, Ir Hafiz MM mengatakan, pihaknya telah merampungkan beberapa pengerjaan ruas jalan pedesaan diantaranya jalan SP Kijang-Terusan Menang. Jalan sepanjang kurang lebih 14 km itu merupakan akses penghubung desa Celikah di kecamatan Kayuagung dengan desa Terusan Menang di kecamatan SP Padang.

Pada tahun ini, ruas jalan itu dilakukan perlebar menjadi 2,5 meter ke kanan dan ke kiri. Kemudian, jalan SP Padang Pampangan-Lebung BatangTulung Selapan sepanjang 69 KM telah selesai. Rinciannya, ruas jalan SP Padang-Pampangan sepanjang 21 km, ruas jalan Pampangan-Pangkalan Lampam sepanjang 15 km dan ruas jalan Pangkalan Lampam-Tulung Selapan sepanjang 33 km. Jalan poros tersebut menghubungkan ke-4 kecamatan di OKI.

Berdasarkan data 2013, dari total jalan kabupaten sepanjang 1.580,44 km, maka jalan dalam kondisi baik sepanjang 342,465 km, sepanjang 360,777 km dalam kondisi sedang, dan jalan dalam kondisi rusak sepanjang 678,57 km. Namun, dari rentang waktu itu hingga sekarang jumlah jalan yang rusak telah berganti menjadi jalan yang mulus. Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten OKI, Dedi Kurniawan SSTP mengatakan, pihaknya melalui dinas dan instansi terkait pada tahun ini mempunyai target pencapaian pembangunan yang akan dilaksanakan.
Tol Kayuagung-Palembang-Betung dipercepat

Pembangunan jalan tol Kayuagung-Palembang-Betung (Kapalbetung) dipercepat. Sebelum akhir Oktober nanti, tol sepanjang 111,69 km itu sudah groundbreaking.

Bupati OKI, Iskandar SE mengatakan, pihaknya menargetkan groundbreaking dilakukan Oktober ini. “Masih dipertimbangkan, nanti Pak Gubernur yang menentukannya,” ujarnya. Untuk pembebasan lahan, dia mengklaim tidak ada lagi masalah.

Hanya tinggal dua persil lagi yang belum dibayar ganti rugi.  “Dua persil yang belum diganti rugi itu karena pemiliknya tidak diketahui keberadaannya,” jelas Iskandar. Meski begitu, ia memastikan tidak akan mengganggu proses pembangunan karena syarat minimal 30 persen lahan bebas sudah terpenuhi.

Dengan pembangunan jalan tol ini, Iskandar optimis pertumbuhan ekonomi Kabupaten OKI akan maju pesat. “Akan bangun apa saja, sudah ada masterplan-nya, itu rahasia,” tuturnya sembari tersenyum.

Presiden Direktur PT Sriwijaya Makmur Persada, Bakti Setiawan mengatakan, pihaknya akan mengupayakan mempercepat pembangunan jalan bebas hambatan itu. Katanya, jalan tol itu akan melintasi empat kabupaten/kota. Mulai dari Kayuagung (OKI), Palembang, Inderalaya (Ogan Ilir), dan Betung (Banyuasin). PT SMP sebagai pihak unsolicited, atau sebagai pemrakarsa proyek telah melakukan FS (feability study), menyusun basic design dan studi Amdal, termasuk menyiapkan dana. “Sudah 100 persen penyelesaian lahannya, ini berkat dorongan pemerintah,” ungkap Bakti. >>Ipan/Hms

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.