mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Pemda Natuna Bentuk Tim Terpadu Untuk Antisipasi Konflik Sosial

Published on Mar 31 2017 // Investigasi-Report

Natuna, (MR)
Rapat pembentukan tim terpadu untuk menangani komplikasi sosial di tengah masyarakat, di pimpin langsung oleh Sekretaris daerah Kabupaten Natuna, Jumat 31 Maret 2017.

Menurut Wan Siswandi, pembentukan ini karena adanya pemanggilan rapat kepada dinas Bakesbang di Jakarta, guna mengantisipasi terjadinya konflik akhir-akhir ini mulai meresahkan. Agar tidak sampai merambah hingga daerah, maka perlu dibentuk guna mengantisipasi.

Hal ini sudah Saya sampaikan kepada Bupati, namun beliau ada kegiatan bersama BPK di Kepri, Ia menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir, dan memerintahkan Saya untuk melaksanakan.

Yang jadi dilema kegiatan ini muncul setelah anggaran berjalan, karena belum dianggarkan. Karena perlu ada biaya operasional dan honor tim. Oleh karena itu perlu ada regulasi yang jelas, apakah bisa dianggarkan untuk APBD-P, ucap Wan Siswandi.

Kepala Dinas Bakesbang Muktar Ahmad ketika diminta menerangkan kegiatan ini, mengatakan bahwa mereka bersama Wabub Natuna, dipanggil ke Jakarta dalam rangka penanganan konflik di masyarakat. Dan ini sudah diatur oleh UU.

Adapun realisasi komplik sosial terjadi, masalah Tanah, masalah. Sumber daya alam, masalah ras, Agama baik kelompok atau bersama sama. Karena ini berpotensi menghambat pembangunan, maka dikeluarkan Perpres dan perlu penanganan serius.

Sesuai Permendagri No 42 tahun 2015, struktur untuk Nasional di ketua langsung oleh Mendagri, Provinsi oleh Gubernur, dan kecamatan oleh Bupati, di bantu oleh Sejumlah FKPD.

Tugas pokok tim terpadu adalah memberitahukan jika ada permasalahan, menjaga stabilitas kerukunan dimasyarakat, merespon cepat jika ada permasalahan sampai tuntas.

Sementara itu dari pihak Kejaksaan mempertanyakan soal, kejelasan hukum jika pelaku terlibat hukum?.

Wan Siswandi mengatakan, tujuan tim ini berguna untuk pencegahan awal, namun jika masih dilakukan biar hukum yang berlaku. Intinya tujuannya Kita untuk pencegahan. Terkait SK, karena masih banyak pimpinan tidak hadir, jika masih ada yang mau di perbaiki nanti bisa di sampaikan oleh perwakilannya.

Pembentukan ini, niat Kita untuk pencegahan. Keterlibatan para pimpinan FKPD Sebagai wakil Ketua agar ini bisa berjalan dengan baik.

Sementara dari pihak Kodim meminta, perlu diadakan pembinaan secara berkala, guna mengingatkan para generasi muda agar tidak melakukan hal yang merugikan Diri sendiri maupun orang lain secara beruntun.

Lain halnya dengan Kasat intel Polres Natuna menilai, bahwa para pengurus hanya melibatkan dari Pemda. Jika perlu harus di tambah tokoh masyarakat, karena konflik dimasyarakat sangat diperlukan peran tokoh masyarakat.

Namun hal itu, terpatahkan oleh Muktar Ahmad, karena dalam aturan hanya diperbolehkan masuk OPD saja. Meski demikian, tidak tertutup kemungkinan tokoh masyarakat akan dilibatkan, diluar struktural, ucapnya.

Hadir dalam rapat tersebut sejumlah FKPD, OPD. >>Roy

Leave a comment