Pasca Pengeroyokan Anggota TNI Dua Desa Memanas

BUNGO (MR)
Pasca pengeroyokan yang dialami oleh Mansyur (32) anggota TNI Kodim 0416/Bute, yang terjadi di Dusun Baru Pusat Jalo, Kecamatan Muko-muko Bathin VII Kabupaten Bungo, situasi di dusun tersebut kini mencekam. Isu yang berkembang, warga Desa Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal, tidak terima dengan kejadian tersebut, dan berniat akan menyerang ke Dusun Baru Pusat Jalo, tempat tinggal para pelaku.

Kini, dusun Baru Pusat Jalo, dijaga ketat aparat, baik dari Polisi Militer (PM), TNI maupun dari Polres Bungo. Penjagaan tersebut sudah dilakukan selama 2 hari, Sabtu dan Minggu lalu. Dan kabarnya, Senin kemarin penjagaan masih dilakukan.

Sejak kejadian pengeroyokan tersebut, tak satupun pelaku pengeroyokan yang menyerahkan diri. Bahkan pelaku utama yang bernama Atok dikabarkan sudah kabur dari Bungo. Untuk menghindari terjadinya bentrokan yang besar, PM melakukan pengamanan terhadap orang tua Atok, yakni H. Bakar. Kini orang tua pelaku utama ini, diamankan di markas CPM Bungo, hingga Atok menyerahkan diri untuk mempertang-gungjawabkan perbuatannya.

Pengamanan H. Bakar, dibenarkan oleh Komandan Sub POM CPM Bungo Nasrudin. Menurutnya, ini dilakukan untuk menghindari terjadinya pergolakan yang lebih besar, dan ditakutkan, nanti ada yang melakukan penyerangan terhadap orang tua Atok dengan membawa-bawa nama TNI. Untuk itulah, CPM mengamankan orang tua pelaku. “Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,  dan takutnya nama TNI yang dibawa-bawa. Pengamanan ini dilakukan hingga pelaku utama, Atok menyerahkan diri,” terang Nasrudin, di markasnya, Senin (17/7) lalu.

Selain itu, dimarkas CPM Bungo, juga terlihat korban pengeroyokan Mansyur, korban terlihat sudah cukup pulih dan bisa memberikan keterangan.

Sekedar informasi, pengeroyokan yang menimpa korban Mansyur, anggota TNI 0416 Bute ini, terjadi hari Jum’at (15/7) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban mendapat kabar kalau mobil miliknya ditahan oleh beberapa warga di sekitar arah dusun Bedaro, Kecamatan Muko-muko Bathin VII Kabupaten Bungo.

Korban lalu mendatangi lokasi tersebut, namun mobil yang ditahan sudah dilepas, namun saat itu, korban sempat menantang orang sekitar TKP. Akhirnya, Atok anak H.Bakar, merasa kesal dan langsung mengambil golok dan melakukan penyerangan terhadap korban. Penyerangan ini juga diikuti oleh beberapa orang teman-teman Atok.

Akibat kejadian tersebut, korban Mansyur mengalami luka-luka. Bahkan, baju loreng yang dikenakannya sobek. Para pelaku baru berhenti menghajar korban, setelah melihat korban terkapar bersimbah darah, korban saat itu langsung dilarikan kerumah sakit oleh beberapa warga.

Kini kasus yang menimpa Mansyur ini, membuat warga Lubuk Landai tempat kelahiran korban, merasa sakit hati dan sempat beredar kabar bakal ada penyerangan terhadap para pelaku. Kini, Dusun Baru Pusat Jalo masih dalam penga-manan aparat hukum, CPM, TNI dan polisi terus melakukan patroli di dusun tersebut, juga dusun Lubuk Landai. Semen-tara itu, TNI dan polisi masih memburu Atok dan rekan-rekannya yang kabur setelah menghajar Mansyur. (Yono)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.