mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Terkait Asrama Mahasiswa Bintuni, Puluhan Pejabat Bintuni Diperiksa.

Published on Dec 14 2017 // Berita Utama, Investigasi-Report, Papua Barat

Kasat : Tinggal menunggu penetapan tersangka.
Sorong, (MR) – Terkait Asrama Mahasiswa Teluk Bintuni yang berada di Kota Sorong kini sudah sampai di tahap pemeriksaan saksi-saksi. Saksi yang diperiksa kurang lebih sudah dua puluh saksi yang sudah diperiksa oleh Penyidik Tipikor Polres Sorong Kota.

Pasalnya pembangunan asrama tersebut sejak tahun 2008 hingga saat ini 2017, belum rampung hingga 50%. Padahal anggaran untuk pembangunan asrama tersebut diperkirakan hingga puluhan 20 milyar lebih. Parahnya setiap tahun dana yang dinkucurkan oleh pemerintah Teluk Bintuni sekitar 1 Milyar, namun sampai tahun 2017 hingga berita ini dinaikan belum rampung 100%.

Berdasarkan informasih yang di himpun media ini sudah puluhan saksi yang diperiksa merupakan pejabat-pejabat yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. Guna untuk membantu proses penyelidikan bagi petugas untuk menambah bukti tambahan agar proses atau kasus tersebut bisa dinaikan ke Kejaksaan Negeri Sorong.
Keterangan yang juga di gali oleh penyiddik dari saksi-saksi adalah yang berkaitan dengan tupoksi masing-masing sewaktu awal pembangunan Asrama Bintuni.
Saat di konfirmasi Kasat Reskrim Polres Sorong Kota.AKP Edward Martua Pandjaitan.SIK membenarkan adanya pemeriksaan saksi-saksi. Menurutnya sudah sekitar 20 orang saksi yang telah diperiksa. Saat dimintai nama-nama saksi Esward enggan untuk meembeberkan nama saksi yang sudah diperiksa.

” terkait asrama Mahasiswa sudah 20 orang saksi kami periksa. Dan tinggal menunggu proses selanjutnya. saya belum bisa kasih tau nama-namanya karena masih sebatas pemeriksaan saksi”ungkap Edwarad yang baru menjabat tiga bulan di Polres Sorong Kota, Saptu (16/12).

Saat ditanya kapan ditetapkan tersangka, Edward pun belum bisa menjawab, namun hanya meengatakan bahwa Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) sudah di layangkan ke Kejaksaan.(dedi)

Leave a comment