Orang Tua Siswa Keluhkan Potongan Program Indonesia Pintar di Smpn 2 Kuningan

Kuningan, (MR)
Pemerintah pusat baru-baru ini telah menyalurkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa SMP yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan sekolahnya. Setiap siswa yang telah memenuhi syarat dan diajukan oleh pihak sekolah berhak mendapatkan dana PIP senilai 750.000 untuk tingkat SMP tanpa potongan oleh pihak manapun dengan alasan apapun.

Akan tetapi permasalahan dibawah yaitu di tingkat sekolah dari tahun ke tahun selalu saja ada. Seperti halnya yang terjadi di SMPN 2 Kuningan yang merupakan salah satu sekolah favorit di Kabupaten Kuningan diduga terjadi pemotongan dana PIP sebesar 50.000.

Masalah dugaan pemotongan dana PIP mencuat ketika beberapa orang tua siswa SMPN 2 Kuningan mengeluh kepada beberapa wartawan karena dana PIP yang diterima anaknya tidak sesuai dengan ketentuan alias ada potongan oleh pihak sekolah. “Dana PIP anak saya yang sekolah di SMPN 2 Kuningan kok ada potongan sebesar Rp. 50.000. Kata pihak sekolah untuk pengembangan lahan sekolah” kata salah satu orang tua siswa yang minta dirahasiakan identitasnya. Pihak SMPN 2 Kuningan melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dadang berusaha menyangkal tentang potongan dana PIP tersebut. “Saya tidak tahu persis sebab seharusnya yang berhak menjelaskan adalah Kepala sekolah. Namun kalau setiap hari sabtu Pak Wawan (Kepala Sekolah) tidak masuk karena pulang ke Bandung. Tetapi yang saya tahu bahwa salah besar kalau dana PIP dipotong langsung oleh pihak sekolah. Kami sebagai guru hanya memberikan pemahaman agar sisiwa bisa berbuat baik terhadap sekolah, dimana sekolah saat ini sedang melakukan pengembangan, yaitu pelebaran lahan tempat parkir dan berharap siswa bisa menyisihkan sebagian kecil uang dari PIP untuk menyumbang pengembangan sekolah tersebut” jelas Dadang saat ditemui di sekolah Sabtu (4/3/2017).

Meski begitu pihak orang tua siswa tetap saja sangat menyayangkan dengan adanya kejadian ini. Dan berpendapat kalau untuk pengembangan sekolah biasanya sudah ada anggarannya baik dari dana BOS, maupun anggaran APBD melalui dinas terkait.

Lebih jauh orang tua sisiwa yang tidak mau dikorankan identitasnya berharap ada tindakan tegas baik dari dinas pendidikan Kabupaten maupun dari Satgas Saber Pungli Kabupaten tentang masalah ini.

“Kami berharap ada tindakan serius dari Dinas Pendidikan Kabupaten maupun dari Satgas Saber Pungli Kabuaen Kuningan tentang ketentuan masalah ini. Karena setahu kami dana PIP ditujukan untuk memenuhi kebutuhan siswa yang kurang mampu dan tidak boleh dipotong oleh pihak manapun dengan alasan apapun” harapnya. >>Irwan

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.