Moratorium Penerimaan PNS Diklaim Menghemat Anggaran

Jakarta,(MR)

KEBIJAKAN moratorium penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah dilakukan sejak Agustus 2011 atau 16 bulan lalu diklaim telah banyak menghemat anggaran pemerintah karena juga dilakukan didaerah. Kendati demikian Menkeu tidak mengungkapkan jumlah penghematan anggaran yang didapat. Selain itu keberhasilan kebijakan penundaan pengadaan PNS dinilai berhasil menurunkan anggaran belanja pegawai karena banyaknya PNS yang pensiun.

Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo mengatakan tujuan yang lebih utama dari dilakukannya kebijakan moratorium PNS adalah peningkatan kinerjanya, bukan sekedar penghematan anggaran. Oleh karenanya dia berharap kebijakan moratorium bisa meningkatkan produktifitas PNS.

“Penghematan banyak sekali karena PNS yang pensiun kan banyak, sedangkan PNS pusat maupun daerah tidak boleh menambah pegawai, jadi penghematan banyak. Tapi yang lebih utama bukan penghematan sesaat tetapi secara nasional ke depan betul-betul PNS diharapkan lebih produktif, maksudnya pelayanan kepada masyarakat tetap prima,” ujar Menkeu dikantornya, Jakarta, Jumat (25/1).

Menurut Menkeu moratorium PNS akan dibuka, namun harus dilakukan secara selektif oleh Kementerian atau Lembaga (K/L) terkait. Penerimaan PNS, katanya, harus didasarkan pada kebutuhan pegawai dan dengan persetujuan tim reformasi birokrasi. Menkeu juga mengungkapkan informasi pencabutan moratorium ini akan diumumkan dikantor Wakil Presiden dalam waktu dekat. “Moratorium itu akan dibuka tetapi prasyaratnya tetap K/L dan Pemda menyelesaikan analisa kebutuhan pegawai termasuk analisa beban kerjanya. Intinya, 2012 (moratorium PNS) sudah dievaluasi dan akan dibuka secara selektif,” imbuhnya.

Kendati demikian Menkeu belum bisa mengungkapkan kuota penerimaan PNS tahun ini. Menkeu hanya menyatakan penerimaan PNS tetap akan mengacu pada target pertumbuhan nol persen (zero growth). “Tahun ini mengarah ke zero growth tetap nanti disampaikan di Wapres,” katanya. >> Ediatmo

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.