mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Meningkatkan Komuditas Kopi Semende Mampu Bersaing di Pasar Global

Published on Dec 07 2012 // Nusantara

Muara Enim,(MR)

PENGEMBANGAN dan meningkatkan komuditas kopi semende, pemerintah kabupaten Muara Enim menyelengarakan kegiatan Work shop kopi, rabu (14/11) di Hotel Swarna Dwipa kabupaten Muara Enim. Dikegiatan ini Kepala BAPPEDA Kabupaten Muara Enim, Melalui Herawanto, dia mengatakan “Untuk mengangkat Citra Kopi Semende, Pemerintah Kabupaten Muara Enim Melalui Badan Pelaksana Pembangunan Daerah, melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pendapatan petani kopi, maka upaya pemerintah Kabupaten Muara Enim menyelengarahkan kegiatan work shop kopi, Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Petani kopi, sehingga nilai jual kopi Semende lebih tinggi, ujarnya.

Bupati Muara Enim Ir.H.Muzakir Sai Sohar melalui asisten II, Hasanudin mengatakan, “Untuk wilaya Muara Enim ada empat lokasi yang potensial untuk mengembangkan kopi jenis Robusta, yakni kecamatan semende darat tengah (SDT), Semende darat laut (SDL) dan Semende darat ulu (SDU) serta kecamatan Tanjung Agung.” tuturnya

Lebih Lanjut Hasanudin Menambahkan Pada tahun 2011 Luas tanaman kopi di Muara Enim 23.501 hektare dan produksi kopi sebesar 25.135 Ton dari empat kecamatan tersebut. Namun, kondisi tanaman kopi dimaksud sekitar 10% per tahunnya atau 2.500 Hektar dari luasan tersebut perlu penanganan intensif melalui peremajaan dan mengunakan bibit unggul, informasi yang kami terima untuk biaya peremajaan kopi ini cukup tinggi yakni sekitar Rp.25 juta perhektarnya, ini juga memerlukan peran dan kontribusi dari BUMN dan BUMS, Pemerintah kabupaten Muara Enim juga berupaya lebih. Ungkapnya.

Hasan juga menegaskan “Disisi lain untuk mengintensifkan dan mengembangkan budidaya kopi Semende agar dapat bersaing di pasar global, diharapkan kedepannya petani kopi ini tidak menjual kopi dalam bentuk biji kering, tetapi bagaimana jika Kopi tersebut dijual dalam bentuk kopi bubuk, atau dalam bentuk olahaan, sehingga nilai jual lebih tinggi,” jelas Hasan. >> Guntur/Edwar T

Leave a comment