Mau dilapor, PT BIR, Janji Bayar Upah Kuli Bangunan.

Natuna(MR)- Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih, sudah jatuh tertimpa tangga pula. Pribahasa ini sangat cocok disematkan  kepada 30 buruh bangunan pekerja PT BIR.(Benteng Indo Raya).

Perusahaan beralamat di jalan  .RE. Martadinata No. 8 – Kota Sukabumi- Jawa Barat,ternyata “menipu” sejumlah pekerja lokal, dengan cara  tidak membayarkan gaji . Hal tersebut terungkap ketika 30 pekerja bangunan akan melaporkan permasalahan ini, kepada Aparat Hukum Selasa 09/04/2019.

Niat mau melapor terhadap pihak kepolisian diakibatkan tidak ada jalan keluar. Pihak rekanan menghilang begitu saja, setelah proyek selesai 100 persen dan telah cair semuanya.

Perbuatan kontraktor ini, tidak lebih dengan sipat “tentara”  Jepang, jaman penjahan, menyuruh orang bekerja, tapi tidak digaji. Ini sama dengan menghisap hasil keringat orang.Padahal Perusahaan ini, telah lama berkecimpung di Kabupaten Natuna.

Bahkan sempat tenar, gara gara pekerjaannya amburadul.Pertayaannya, kenapa perusahaan tersebut masih dipakai?.Masih ingat proyek irigasi bendungan klarik?. Proyek habiskan anggaran ratusan milyar itu sempat viral lantaran sudah rusak sebelum serah terima .Pada hal usia proyek masih belia. Meski sempat diusut aparat hukum, kasusnya bak ditelan bumi.

Merasa aman, kini PT BIR berulah lagi. Kali ini buruh bangunan jadi tumbalnya. Tidak tanggung-Tanggung, Ratusan juta hasil keringat warga SP Batubi belum dibayarkan. Pada hal pekerjaan sudah selesai dan sudah dibayar 100 persen.

Poyek  pembagunan D.I Tapau Kanan Paket I tahun 2018, meninggalkan duka yang dalam bagi masyarakat Natuna.

Pasalnya BIR, belum melunasi hak buruh bangunan sebesar  Rp 321.000.000 (Tiga Ratus Dua Puluh Satu Juta Rupiah). Hal ini di akui kepala pemborong R. Simanjuntak,.

Proyek pembangunan D.I  Tapau Kanan Paket I tahun 2018 milik Satker BWS Sumatra IV Provinsi Kepulauan Riau itu dimenangkan oleh PT. Benteng Indo Raya,  senilai Rp. 37.029.000.000.

30 Buruh bangunan itupun mendatangi  Polres Natuna. Mereka niat mau melakukan pelaporan. Namun berkat respon cepat pelayanan dari pihak kepolisian, masalah tersebut bisa di mediasi . Direktur  PT BIR Said, berjanji akan melunasi kekurangan upah kerja pada tgl 19/04 mendatang.

Terima kasih kepada pihak kepolisian telah memberikan solusi cepat sehingga persoalan ini bisa diatasi ./Roy.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.