mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Massa PBR Adukan Dua Pejabat Pemda Koruptor

Published on May 12 2012 // Investigasi-Report

Lahat,(MR)
RATUSAN massa Partai Bintang Reformasi (PBR) Kabupaten Lahat melakukan aksi unjuk rasa, Senin (30/4). Pendemo mendesak Kejari (Kejaksaan Negeri) Lahat mengusut tuntas kasut korupsi yang diduga melibatkan dua pejabat Eselon II lingkungan Pemerintah Daerah (pemda) Lahat dipenjara.
Kedua pejabat dimaksud mantan Kepala BadanPenanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Lahat Drs A Cholil Mansyur MM, dan mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pelatihan dan Pendidikan (Diklat) Lahat saat ini menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM Pemdes) H Hermansyah Silin SSos MM.
Massa memulai aksinya dari Gedung Kesenian Lahat, lalu berjalan menuju halaman Kejari Lahat pukul 09.30 WIB, Senin (30/4) itu, meminta Kejari Lahat mengusut dugaan korupsi dalam pembangunan tembok penahan banjir Sungai Lematang menggunakan APBD Lahat 2011 sebesar Rp 10 Milyar yang saat itu BPBD dipimpin A Cholil. Sedangkan Hermansyah Silin diduga terlibat korupsi pengadaan pakaian dinas, pada Badan Kepegawaian Daerah Lahat, menggunakan APBD Lahat tahun 2010 mencapai Rp 63.195.000.
Sepanjang orasi dan teriakan massa, tampak sejumlah petugas kepolisian telah bersiaga di lokasi guna melakukan pengawalan. Setibanya di halaman Kejari Lahat, massa yang terdiri dari kaum pria dewasa dan ibu-ibu, langsung membentangkan spanduk dan atribut yang bertuliskan berbagai tuntutan.
Dalam orasinya, pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBR mendesak Kejari Lahat untuk segera mengusut tuntas kasus-kasus korupsi di Kabupaten Lahat, khususnya kasus korupsi yang diduga melibatkan pimpinan dua SKPD Pemkab Lahat itu.
“DPC PBR Lahat mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Lahat untuk terus mengawasi dan melaporkan jalannya pembangunan di Kabupaten Lahat, khususnya proyek-proyek yang rawan untuk dijadikan sumber pe-rampokan uang negara oleh oknum-oknum tertentu,” ujar Aliman Syahri S Kom, didam-pingi Ketua DPC PBR Lahat, Hermaliansyah Alam SH.
Pengurus DPC PBR juga menyerahkan berkas laporan dugaan korupsi kepada pihak Kejari Lahat. “Kami minta kejari agar kasus korupsi itu diusut tuntas. Sehingga peng-ungkapannya bisa diperjelas, karena negara sudah dirugikan,” tegasnya, yang disambut teriakan tanda setuju dari ratusan massa.
Usai menggelar aksi de-monstrasi di kejari, massa kemudian melanjutkan aksinya ke kantor BPM Pemdes, lalu berjalan kaki menuju kantor Dinas Pendidikan, dan akhirnya membubarkan diri di halaman Gedung Kesenian Lahat kembali.
Terpisah, Kajari Lahat Damly Rowelcis SH melalui Kasi Intel Rudi Iskandar SH menyatakan, telah menerima berkas dari massa. Selanjutnya, pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut. “Akan kami pelajari dan diproses. Bila memenuhi unsur, akan kita sampaikan kepada pimpinan untuk diproses lebih lanjut,” tegas Rudi di ruang kerjanya. >> Muhammad

Leave a comment