Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito, Kunjungi Natuna.

Natuna (MR)Kunjungan Kerja Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito SE MM, Bersama Istri dan Rombongan ke Kabupaten Natuna tidak terlepas dari kegigihan kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan kelas B Natuna, Mexianus Bekabel, terus menyuarakan  kekurangan pasilitas di kantor  baru dipimpinnya.

Melihat letak geografis Kabupaten Natuna dan Anambas 97 persen lautan, maka perlu pembenahan fasilitas dan SDM yang  Handal,

Berbagai terobosan dan koordinasi dengan Pemkab Natuna terus dilakukan Maxi, guna melengkapi segala fasilitas di kantor SAR Natuna.

Pemerintah Natuna mendukung segala kegiatan dari Basarnas Natuna dengan  menghibahkan lahan untuk pelebaran kantor Basarnas  Natuna.

Hari ini 9 okt , Kepala Basarnas Pusat Marsekal Madya TNI Puruhito SE, MM, ke Natuna  dalam agenda kunjungan kerja. Ucap Mexianus Bekabel menjelaskan.

Kunjungan Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito, SE, MM, Didampingi rombongan akan mengecek peralatan milik Basarnas Natuna.

“Agenda pertama kunjungan kerja, dan melihat peralatan milik Basarnas Natuna”.

Kepala Basarnas dijemput dalam tradisi SAR di pintu masuk kantor. Kepala Basarnas langsung melakukan tatap muka.

Kepada sejumlah awak media,Marsekal Bagus Puruhito  mengatakan kunjungan tersebut merupakan perdana sebagai kepala Basarnas Pusat. Hal tersebut untuk melihat langsung kondisi kantor SAR Natuna baik dari segi personil,maupun sarana dan prasarana dan pelayanan  kepada masyarakat.Inti untuk memberi motifasi kepada anak buah.

SAR Natuna baru dinaikan statusnya dari pos menjadi Kantor. Meski demikian tahun ini  ada penambahan Alut untuk kantor SAR Natuna

Untuk penambahan personil, kita suppor anak daerah jika ada yang mau ikut.

“Saya lihat untuk sementara kantor SAR cukup bagus,  sudah punya sarana prasarana. Disini sudah  dilengkapi kapal  dengan  panjang 40 meter, peralatan darat dan peralatan lainnya,  ujar  Bagus . Namun demikian perlu penambahan personil SAR. “Iya nantinya kita utamakan anak  derah  Wartawan  juga boleh”ucap lelaki berpangkat Bintang Tiga. itu.

Ia mengaku akan menekankan  kesigapan Kantor SAR Natuna  dalam respon time untuk melaksanakan tugas operasi pencarian dan pertolongan. Sesuai UU nomor 29 tahun 2014 tugas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan mencari, menolong, menyelamatkan dan mengevakuasi korban jiwa.

“Jadi kalau ada korban jiwa, Basarnas harus hadir disitu.  Kapan masuknya apabila negara sudah menetapkan situasi bencana menjadi tanggap darurat,” jelasnya

Di Natuna,  banyak lautan, dan propesi nelayan, sehingga perlu diantisipasi dengan terus memberikan himbauan agar para nelayan bisa dilengkapi dengan peralatan radio dan navigasi. Dengan demikian dapat menentukan dimana titik koordinatnya.

“Di seluruh indonesia  kantor SAR ada 44 dengan jumlah personil kurang lebih 6.600. idealnya 10.000 namun demikian kami mampu melaksanakan tugas dengan cara menggunakan potensi SAR, baik kementerian, birokrat, pemerintahan, LSM, masyarakat yang punya kemampuan SAR,  kita berdayakan s,elama pencarian dan pertolongan,” tutup

Hadir dalam giat itu
Marsma TNI , yuri afiuddin ANWAR ,DIRSARPRAS BASARNAS
KAPUSDATIN, MARSMA TNI. HERU ANGGRAITO.SE.MM. Bersama Istri . Danlanud RSA, Kabag OP Lanud RSA. Vanny /Roy

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.