Lewat Dana Desa, Program Perpustakaan ,Tetap Jalan.

Natuna (MR)- Kepala Dinas Perpustakaan Dan Arsib Daerah, Basri, mengatakan program perpustakaan desa dan taman bacaan  keliling, tetap dijalankan.Mengingat Presiden Jokowi mendukung  dana desa ,dipakai untuk itu.

Sebelum instruksi itu dikeluarkan, awalnya Kita mengambil anggaran dari dana APBD.Namun karena dana APBD, turun, alokasi dana perpustakaan, berkurang. Seiring waktu berjalan, teryata dana Desa bisa dimanfaatkan.Jadi semua program bisa dijalankan dengan baik.

‘Program itu tetap jalan, sistem pembiayaan berbeda, “,ucap Basri saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di lobi kantor Bupati Rabu 10 Januari 2018.

“Dana desa gunanya untuk bangun masyarakatnya.
Dengan terbangunnya pola pikir,masyarakat, secara otomatis peningkatan SDM, semakin maju. ” Kita bangun pola pikir masyarakat,  biar gemar membaca”.
Tahun ini, Kita lakukan kerja sama dengan beberapa instansi ,  lewat Babinkantibmas. Mereka sudah menyiapkan motor pakai rak,untuk bawa,buku ke desa desa.Nanti bukunya disiapkan, ucap Basri.
Terkait taman bacaan  di Batubi kita sangat dukung. Meski tahun lalu belum ada bantuan dari pemerintah, tahun ini akan kita realusasikan.Namun demikian Kami harus melihat kebutuhan mereka .Pihaknya juga sudah meninjau  kesana.ungkap Busri.
Menurutnya,  Anisa seorang pemilik taman bacaan di kecamatan batubi, niatnya tulus ,mendirikan taman bacaan.Bahkan Ia rela memakai bekas warung Ibunya untuk dijadikan taman bacaan. Berkat kegigihannya itu, kemarin telah disiarkan di salah satu tv swasta, hasilnya telah mendapat bantuan.
Dana tersebut  akan dipergunakan untuk membangun taman bacaan yang lebih layak lagi.Bagi siapa saja yang mau berpartisipasi untuk membantu agar semua anak bangsa cerdas, bisa lewat pos.
Kantor pos ada program baru, mengirim buku setiap tgl 17 dengan berat tertentu keseluruh, Indonesia gratis.
Selain itu, ada wacana ,akan manfaatkan perusahaan lewat CSR, guna mendapatkan bantuan .
Jika ditanya soal minat baca, untuk Natuna Sulit untuk dikatakan. Secara nasional saja, tidak sampai 1 %.Beda dengan luar negeri, minat bacanya tinggi, maka orangnya pintar pintar.makanya Presiden meminta revolusi mental.
Untuk Natuna ,kira kira 0,5 persen.ucap Basri.Agar itu bisa ditingkatkan ,harus dilakukan sosualusasi lewat RRI.Tahun ini harus afdat terus  ,minimal 2 kali dalam seminggu.Soal anggaran nanti Kita cari.Bahkan RRI, turut mendukung, katanya lagi./Roy.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.