Thursday, 15/11/2018 | 11:04 UTC+7
Media Rakyat

Kunjungan Perdana, Bersama Indra  Perkasa.

 

Natuna(MR)- Bupati Natuna Hamid Rizal, beserta rombongan, kembali melakukan uji coba keperkasaan kapal cepat Indra Perkasa, Sabtu 30, Sept. Uji coba tersebut dimanfaatkan kepala Daerah dalam rangka kunjungan kerja. Di pulau perbatasan.

Didampingi, Istri dan sejumlah kepala OPD, Hamid bertolak, dari pelabuhan Roro penangih Sabtu pagi. Bak pepatah mengatakan sekali berlayar dua pulau terlewati, itulah ungkapan khiasan kunjungan resmi Bupati Natuna Kali ini. Cuaca tenang, membuat kapal milik Pemda i itu melaju tanpa hambatan. 3,5 jam berlayar d laut samudra, Indra Perkasa tiba di Kecamatan Serasan.

Bupati Natuna Hamid Rizal, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya mengunjungi Serasan. Banyaknya pekerjaan, dan kurangnya fasilitas transfortasi jadi kendala bagi Kami untuk melakukan kunjungan ke seluruh wilayah kerja Pemkab Natuna.Oleh karena itu Kapal Pemda Indra Perkasa di gesa sebagai transfortasi kerja Pemerintah.  Pengadaan kapal dinas pemda penting ,untuk berkunjung ke daerah – daerah pulau perbatasan.

Sebenarnya, Natuna ini sudah layak punya helikopter, tetapi saya tidak mau, itu pemborosan.Perlu diketahui,  itu bukan ferri tetapi kapal dinas pemda dan bisa juga digunakan oleh masyarakat. Kenapa harus Kita Beli kapal, karena kapal yang ada tidak layak lagi dipakai untuk menyebrang antar pulau. Selain sudah tua sudah ada ketentuan undang – undang, kementerian untuk melarang   pelayaran lebih dari 1 jam di laut terbuka .kata Hamid saat pertemuan bersama warga baik di serasan, serasan timur dan subi.

Ia berjanji akan terus membangun Serasan dan mengajak semua lapisan masyarakat  membangun Natuna bersama – sama.

” Selain itu dalam kunjungan kerja  kali ini , untuk melihat secara langsung apa , sudah dan belum dibangun dan belum dibangun  tegasnya.

Dalam diskusi dan tanya jawab pada pertemuan dengan warga terungkap beberapa hal jadi  perhatian serius pemerintah baik di Kecamatan Serasan, Serasan Timur dan Subi.

Pertama mengenai Listrik karena ada beberapa  desa belum dialiri listrik , seperi Desa Payak Kecamatan Serasan Timur, Desa Jermalik Kecamatan Serasan dan Desa Batu Berian Kecamatan Serasan.

Kedua munculnya permintaan masyarakat melaui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan ( LPMK ) Kecamatan Serasan agar Pemerintah di tingkat Kelurahan tidak ditinggalkan.

Mohadi ketua LPMK Kelurahan Serasan, dengan lantang  menyampaikan agar kelurahan juga mendapatkan kucuran dana seperti Desa. Ia menilai tidak ada bedanya kondisi Kelurahan dengan  Desa. Bahkan  dibandingkan Desa  justru kelurahanlah menjadi lumbung orang miskin, pembangunan infrastruktur yang butuh banyak perhatian.Pada hal Tampa disadarinya, Dana ADD, merupakan program Pemerintah Pusat.

Ketiga adanya desakan masyarakat atas pelabuhan lintas batas demi mendukung sektor pariwisata antara malaysia timur dengan Natuna dan Serasan Khususnya.

Keempat adanya tumpang tindih kepentingan dalam pembangunan jalan poros yang menghubungkan Desa Pangkalan dengan Desa Jermalik.

” kami bingung  status jalan  mana mau kita usulkan,  satu jalan diusulkan BNPP, Satu lagi oleh Pemkab” kata Madi Kepala Desa Jermalik.

Hamid Rizal menjelaskan terkait  soak listrik sudah menjadi proritas jokowi agar semua Desa sudah harus dialiri Listrik. Sedangkan mengenai alokasi dana untuk Kelurahan tidak ada regulasinya kata Hamid, namun beliau berusaha mendesak pihak terkait ditingkat kementerian untuk mengkaji ulang hal tersebut.

Sedangkan mengenai pelabuhan lintas batas Ia telah berupaya membuka jalur perdagangan tradisional sejak zaman dahulu  kembali berjalan melalui kementetian terkait.

”  Saya sudah minta kepada kementerian perdagangan, Deputi bidang perdagangan dan luar negeri mengenai hal tersebut untuk ditindak lanjuti usulan lama kita berikan, sejak pertama Saya jadi Bupati ” ucapnya.

Mengenai jalan poros ke Desa mereka, Akan kita tinjau dan ukur lagi pak, kita akan ajak pak kedes turun langsung hari ini juga, karena usulan itu telah masuk dan akan direalisasikan tahun depan ” timpal  Tasrif.selaku PLT Kadis PU.

Kunjungan kerja Bupati Natuna Kali ini, membawa buah tangan.Sejumlah perlengkapan nelayan pun diberikan, guna menunjang keselamatan dilaut.

Usai melakukan dialog bersama masyarakat, Bupati Natuna, Hamid Rizal, meninjau pembangunan Rumah Sakit Perbatasan di Desa Air Ringau Kecamatan Serasan Timur, Peninjauan Kantor Camat Serasan Timur sekaligus bincang bersama Sekretaris Daerah Wan Siswandi, Camat Serasan Edi Priyoto, Camat Serasan Timur Khaidir, dan para kepala dinas lainnya sambil menikmati pemandangan yang menghadap langsung dengan malaysia timur.

Kantor Camat Serasan Timur terletak di atas bukit dan menyajikan pemandangan pemukiman, pelabuhan, laut luas dan terlihat gugusan gunung pada daratan Malaysia bagian timur.

Pembangunan pelabuhan Nelayan di Desa Arung Ayam belum selesai tak luput dari pantauan sang Bupati.

Hal serupa juga dilakukan di Kecamatan Subi, ada beberapa hal disampaikan masyarakat diantaranya, pemekaran Kecamatan Pulau Panjang, Pengangkatan Kapal Tenggelam di Subi dan Kecamatan Subi Perlunya ada sebuah Bank.

Semua hal tersebut akan ditindak lanjuti oleh Bupati Natuna, tetapi yang menarik dari pertemuan baik di Serasan dan Subi, Bupati Natuna, Hamid Rizal selain mengenalkan kepada masyarakat kapal cepat yang baru dimiliki Pemkab, Ia juga meyakinkan masyarakat agar terus ikut mendoakan atas perjuangan beliau untuk menjadikan Natuna sebagai Provinsi.

” Satu lagi niat saya yang belum tercapai yaitu jadikan Kabupaten Natuna  berubah menjadi Provinsi ” kata Hamid Rizal dan disambut tepuk tangan meriah./Roy.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.