KMW Sumbagsel Minta Bappeda Pagaralam Selesaikan Pungli Bedah Rumah

rumahPagaralam, (MR)
Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Program bedah rumah Bantuan Stimulan Per umahan Swadaya (BSPS) Dhany meminta Badan Perencanaan Pemb angunan Daerah (Bap peda) Pagaralam untuk ikut menyelesaikan mas alah dugaan pungutan liar (Pungli).

Dhany mengatakan, program pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) yang diperuntukan untuk masyarakat miskin atuan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap rumah tidak layak huni (RTLH) tidak dikenakan biaya sepeserpun oleh pihak manapun. “Warga yang mendapatkan bantuan tersebut tidak dipungut biaya atau gratis,” tegasnya kepada Media Rakyat, Dhany mengatakan, terkait adanya pungutan biaya dengan alasan jasa pembuatan proposal terhadap penerima BSPS  tersebut, semestinya harus ditelusuri oleh tim tekhnis  kebenarannya di lapangan. “Kan di lapangan ada Korkot dan fasilitator inilah fungsi ditunjuknya mereka pada program ini,” tukasnyaIa mengatakan, jika ditemukan masalah seperti ini dilapangan maka Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ditiap daerah harus segera mengambil tindakan dan menyelesaikan masalah tersebut.

Bilamana ada informasi dari masyarakat di lapangan, maka hal ini harus diselesaikan Bappeda. “Caranya yakni dengan memanggil tim tekhnis di lapangan, Korkot dan fasilitator agar masalahnya bisa clear,” pungkasnya. >>Ek

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.