Kepala Desa Sukadarma Segera Dilaporkan Ke Kejaksaan Diduga Menyelewengkan DD “Fiktif”

Bekasi, (MR) – Pembangunan jalan lingkungan di Desa Suka Darma diduga tidak terlaksana, ketika team Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan Dan Korupsi Republik Indonesia (LSM KAMPAK.RI) turun kelapangan dan mengkonfirmasi salah satu warga yang enggan disebutkan namanya sangat menyayangkan kinerja kepala Desa sukadarma tersebut.
Lanjut keterangan dari warga setempat, “setiap turun hujan jalan lingkungan tersebut becek dan sudah tidak wajar dilalui. Padahal besarnya anggaran yang di gelontorkan dari pemerintah sangatlah fantastis. Tetapi kami sebagai warga desa sukadarma tidak dapat menikmatinya padahal dana tersebut toh juga dari pembayaran pajak warga,” tuturnya.
Andri sebagai masyarakat kabupaten bekasi ketika mendengar keterangan dari warga setempat mengatakan Saya sangat miris dengan kejadian hal seperti ini di karenakan akibat lemahnya pengawasan Kecamatan Sukatani dan Dinas DPMPD Kabupaten Bekasi.
“Saya berharap kepada Dinas DPMPD Kabupaten bekasi agar Bertindak tegas terhadap oknum yang sudah menyalah gunakan wewenang dan sudah di tetapkan oleh undang-undang yang telah di tentukan oleh pemerintah,” tegas Napin kepada media rakyat.”
Lanjut Napin dari Lembaga Swadaya Masyarakat KOMITE ANTI MAFIA PERADILAN DAN ANTI KORUPSI REPUBLIK INDONESIA (LSM KAMPAK. RI) hal ini akan segera di laporkan kekejari kabupaten Bekasi terkait dugaan pekerjaan pembangunan Jalan Lingkungan, hal ini diduga fiktip di Desa Sukadarma Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi yang telah di anggarkan dari sumber dana Desa.
“Kami menduga banyaknya Anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat dan daerah tidak di realisasikan oleh pihak pemerintahan Desa. Kami juga sangat menyayangkan kinerja CAMAT SUKATANI (BENI) diduga yang tidak mau turun tangan memonitoring setiap kegiatan Desa,” pungkas Napin kepada Wartawan Media rakyat. (Bemo)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.