mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Kementrian Kesehatan Sosialisasi PHEIC di Bintuni

Published on Jul 14 2018 // Nusantara, Papua Barat

0
BINTUNI – (MR) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (RI) Direktorat Jenderal pencegahan dan pengendalian penyakit, dalam rangka menghadapi “Public Health Emergency of International Concern” (PHEIC), atau yang biasa di sebut dengan kalimat “Kedaruratan Kesehatan masyarakat yang meresahkan Dunia”,
Rombongan kantor kesehatan Pelabuhan kelas lll Manokwari Provinsi Papua Barat, bersama dengan perwakilan Kementrian Kesehatan Dirjen pencegahan dan pengendalian penyakit Budi Hardiansyah, selaku Kepala Sub Bidang Kekarantinaan Kesehatan, melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan penyusunan rencana penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat,
Saat di wawancarai oleh wartawan Media Rakyat baru-baru ini di hotel Stenkool Bintuni Jalan Raya Bintuni kilometer 5 Jum’at 13 Juli 2018, Budi Hardiansyah menjelaskan “perlunya program ini segera di laksanakan mengingat ada banyak sekali ancaman wabah penyakit yang dapat menular di sekeliling kita tanpa kita sadari, jangan sampai sudah terjadi lalu kita kewalahan untuk menanganinya, apalagi mengingat Kabupaten Teluk Bintuni ada pintu keluar masuk Transportasi dalam hal ini Bandara dan Dermaga Kapal penumpang baik di wilayah Bintuni itu sendiri juga di Distrik Babo yang biasanya tanpa kita sadari ada beberapa orang dari luar Negeri yang mungkin saja dari penumpang tersebut atau Anak buah kapal (ABK) yang sudah terjangkit lalu dapat menular ke orang lain”, tandasnya,
Sementara di tempat yang sama dalam Kegiatan program sosialisasi tersebut dari hasil pengamatan Wartawan Media Rakyat(Satya Lencana), pada saat Kepala Seksi bidang pengedalian kekarantinaan dan Surveilans, Epidemiologi Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas lll Manokwari, Agung Budijono Skm, Mkm Menerangkan “Bapak ibu sekalian yang hadir dalam kesempatan ini dari semua Elemen Lembaga Pemeritah dan swasta, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama jika ancaman wabah penyakit menular ini sudah mewabah di daerah kita maka sudah seharusnya kita tanggap akan masalah ini, dan semoga sosialisasi program penanggulangan ini dapat bermanfaat dan bisa di terapkan jika memang terjadi, jelasnya.(Satya Lencana)

Leave a comment