mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Kementerian Evaluasi Kesiapan Kemandirian AKN Bombana

Published on Jan 09 2018 // Berita Utama
Bombana, (MR)
Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristedikti) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bombana, Jum’at (15/12).
Tim Monev berjumlah tiga orang, masing-masing Setyo Pertiwi dari Institut Perteanian Bogor (IPB),  Didi Susilo Budi Utomo dari Politeknik Negeri Samarinda (Polines) dan  Soleh Habibie dari Kemenristekdikti, menggelar monev di Kampus Baru AKN, Desa Lantowu, Kecamatan Raorwatu Utara didampingi Wakil Direktur I Politeknik Negeri Ujungpaandang (PNUP), Ibrahim Abduh selaku Perguruan Tinggi Pembina AKN Bombana.
Monev diawali dengan paparan kondisi AKN Bombana oleh Koordintor Pendidikan Di Luar Domisili (PDD) PNUP, Sulman Wardi. Ia menjelaskan secara detail AKN sejak didirikan lima tahun lalu, antara lain jumlah mahasiswa, jumlah alumni, serapan alumni di dunia kerja, Jumlah Dosen, Tenaga Kependidikan, fasilitas kampus, dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) dan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Usai paparan dilanjutkan dengan dialog dalam bentuk pertanyaan dari tim terhadap sejumlah data yang telah dipaparkan dan membutuhkan kejelasan untuk dituangkan ke dalam berita acara monev. Usai tanya jawab, tim kemudian keliling ruangan meninjau fasilitas perkuliahan yang saat ini dimiliki AKN Bombana.
Di akhir pertemuan, tim memberikan rekomendasi mengenai sejumlah hal yang masih menjadi kekurangan yang membutuhkan komitmen pengelola dan Pemda untuk dipenuhi dan diperbaiki untuk kelengakapan syarat kemandirian.
“Apa yang menjadi harapan bapak dan ibu sekalian sebenarnya itu juga menjadi harapan kami, jadi semangatnya adalah harus ending pada kemandirian. Dalam evaluasi ini, meskipun kami melihat berbagai kekurangan, tapi bentuk penyajiannya adalah rekomendasi untuk perbaikan. Seperti apa akhirnya, tergantung di tangan bapak ibu sekalian termasuk di tangan pemerintah kabupaten,” kata Setyo Pertiwi.
Dalam hal komitmen Pemda untuk memenuhi syarat kemandirian AKN tidak akan menemui sandungan, karena Bupati Bombana, H.Tafdil, SE., MM bersedia memenuhi semua kebutuhan AKN demi akselerasi kemandiriannya.
“Pak Bupati sangat mendukung dan komitmen, dan prinsipnya kami Pemerintah Daerah siap memenuhi semua yang dibutuhkan untuk kemandirian AKN,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, H.Burhanuddin A.HS. Noy, SE, M.Si saat menerima kunjungan Tim Monev di kediamannya, Kamis (14/12) malam.
Monev dimaksudkan untuk memastikan kesiapan sejumlah syarat yang dibutuhkan AKN Bombana untuk mandiri. “Tujuan utama kami kemari untuk melihat persiapan kemandirian PDD ini. Penilaiannya macam-macam, mulai dari segi keuangan, gedung, aktivitas belajar, yang utama itu kesiapan pengajarnya. Jadi kita akan review apa adanya. Nanti kita akan segera sampaikan tim di pusat, nanti mereka evaluasi, kemudian dikunjungi lagi. Jadi masih banyak tahapan yamg harus dilalui,” kata salah seorang anggota tim, Didi Susilo kepada wartawan.
Menurutnya, setelah semua persyaratan terpenuhi, AKN Bombana kemudian diajukan untuk diproses kemandiriannya. Setelah diajukan, kata Didi, selanjutnya pemerintah pusat akan melakukan evaluasi melalui tiga kementerian, masing-masing Kemenristekdikti, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) dan Kementerian Keuangan. “Semua persyaratan harus terpenuhi, kalau sudah disiapkan nanti kita ajukan kemandiriannya kemudian dievaluasi oleh pemerintah pusat,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Koordinator PDD AKN Bombana, Abdul Rauf Abidin, S.Pd mengharapkan semua proses menuju kemandirian AKN dapat berjalan lancar. “Harapan saya, semoga semua persiapan kita untuk mandiri selalu berjalan lancar,” sambil mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bupati Bombana atas dukungannya untuk memnadirikan AKN. >>MR

Leave a comment