mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Kades Klanting Disinyalir Bermain Dana Desa

Published on Sep 25 2018 // Investigasi-Report
Lumajang, (MR)
Hasil temuan proyek Dana Desa yang disinyalir muncul kejanggalan sebagaimana pemberitaan edisi 452 Tahun XVIII dengan Judul “Kades Klanting Sudah MoU dengan Kejari Lumajang”.
Menurut Basuki Rahmat yang berprofesi sebagai advokat, “MoU tidak dikenal diundang-undang dan dihukum tidak dikenal istilah MoU. Kalau semacam MoU ini kan bahaya untuk masalah hukum dan kalimat ini tidak dikenal di Indonesia Hukum tetap Hukum dan jangan sekali-kali dagang Hukum,” papar Oki sebutan akrab beliau.
Kendati demikian Sang Kades masih tetap memiliki kewenangan dan hak untuk menyampaikan bahwasannya MoU dengan Kejaksaan. pemaparan MoU dengan Kejaksaan bisa dijadikan tameng agar bisa melakukan apa saja.
Sang Kades lagi-lagi membuat keputusan dan perbuatan yang sangat fatal dengan seenaknya merubah Nilai Anggaran yang tertera pada papan proyek pengerjaan irigasi yaitu awal banner proyek dibuat dengan Nilai Rp 210.670.510 dan setelah proyek irigasi selesai di prasasti tertulis Nilai Rp 188.225.000.
Perubahan Nilai Anggaran yang tertera di papan proyek sangat drastis, kendati demikian Kades Klanting Sri Purwanti  tidak mau berkomentar saat dikonfirmasi, “saya minta maaf apabila ada salah dari saya kepada anda dan ini ada uang bensin untuk anda,” tutur Kades Klanting.
Sangat disayangkan atas komentar dari Kades Klanting tersebut mengingat Kades Klanting selaku penanggung jawab anggaran yang sangat rawan dan harus bisa dipertanggung jawabkan sebagaimana janji awal sumpah sewaktu awal pelantikan Kepala Desa. (Bersambung) >>AM

Leave a comment