Saturday, 17/11/2018 | 11:21 UTC+7
Media Rakyat

Kabupaten Natuna, Aset Diplomasi Maritim 

 

Natuna(MR)- Kabupaten Natuna, merupakan beranda terdepan NKRI, berbatasan langsung dengan beberapa Negara tetangga, menjadi aset berharga bagi Indonesia.

Oleh sebab itu , visi-misi Presiden Joko widodo dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, (RPJMN) 2015-2019, menjadi Satu Agenda Prioritas Pemerintah di Natuna .

Membangun Indonesia Dari Pinggiran, Memperkuat daerah dan Desa , dalam kerangka negara kesatuan.

Kegiatan penggalian potensi Natuna Tahun 2017 lalu ,dalam kerangka SIDI ( Small Island Development Intiative) Menjadi Pusat Kajian dan pengembangan Kebijakan Multilateral,BPPK.

Ditahun 2018 Kementrian Luar Negeri kembali menyelenggarakan Forum Kajian Kebijakan Luar Negri (FKKLN) , bertemakan “Kekayaan Alam Dan Budaya kepulauan Natuna Sebagai Aset Diplomasi Maritim” di laksanakan di hotel Harmoni One Batam, 4 Juli 2018. Sehari sebelumnya telah dilaksanakan juga pemaparan hasil penelitian di Natuna.

FKKLN sudah melakukan peninjauan lapangan bersama Tim ESDM , Badan Geologi Nasional dari Universitas Padjajaran, dan tim Kemenko

Asisten gubernur bidang Ekonomi pembangunan,
Dr.Samsu Bahrum,dalam sambutannya, mengatakan
Natuna memiliki potensi, baik positif maupun potensi konflik, mengigat dinamika dilaut tiongkok selatan saat ini sedang memanas.

Ini perlu disikapi secara komprehensif oleh pihak-pihak terkait .Pengusulan Natuna menjadi Provinsi , pernah digaungkan Oleh Bupati Natuna saat ini.bukan semata untuk pemekaran, tetapi untuk menjaga NKRI, dari pihak pihak yang ingin merebutnya.

Kini Natuna diusulkan sebagai Salah Satu Geopark Nasional dan Global Geopark UNESCO dengan konsep, (cultural diversity,geology diversity dan eco-tourism) .

Harus dikaji dengan baik,dan dikembangkan secara berkesinambungan, agar dapat disesuaikan dengan pengusulan Anggran dan penempatan SDM Pemerintah daerah,serta Program-program keikut sertaan masyrakat setempat . Dalam mendukung konsep geopark dimaksut.

Kegiatan pengusulan konsep geopark dapat didukung dengan kegiatan kreatif lainnya seperti pengembangan marine techno park dan marine eco park dengan merangkul instansi terkait termasuk lembaga riset wilayah sekitar Natuna ucapnya.

Bupati Natuna Drs.H.Abdul Hamid Rizal Msi diwakili kepala dinas Pariwisata Erson Gempa Afriandi dalam sambutannya mengatakan, Natuna dan eksitensi warisan Budaya didalamnya dapat memajukan, kesejahteraan masyrakat dan memperkuat diplomasi maritim ungkap Erson

Pengembangan pariwisata Natuna dengan teknologi informasi dan media lainnya, harus didukung dengan pelestarian keasrian lingkungan .

Walaupun terdapat beberapa kendala potensi keterbatasan SDM dan Dana, Pemerintah Natuna tetap berkomitmen memberikan dukungan Bantuan Baik materil maupun immaterial ,agar seluruh program pengembangan Inisiatif kementrian luar negri dapat berjalan lancar.ucapnya.

Kepala Badan Pengkajian dan pengembangan kebijakan Multilateral kementrian luar Negeri, Dr Siswo Pramono. Mengakui Natuna punya nilai jual tinggi. Namun demikian masyarakatnya harus memahami arti strategis ,dan potensi Ekonomi besar dimilikinya.

Pemerintah Pusat dan daerah bekerja sama dengan seluruh mitra, baik akademisi maupun sektor bisnis .

Melalui program SIDI tahun 2018 ,kami Terus Mengembangkan Potensi Alam dan sejarah Natuna .
Prospek Besar salah satunya Geopark Nasional dan Global Geopark UNESCO .

Sebagai bagian dari wilayah alur laut kepulauan Indonesia I ( ALKI I) ,merupakan jalur perdagangan global sangat ramai,Natuna Merupakan Aset Penting diplomasi maritim Indonesia.dengan Segala dinamika terjadi dilaut Tiongkok selatan .

Untuk menunjang diplomasi maritim Indonesia,maka kawasan perbatasan termasuk perairan dan kepulauan Natuna harus dijaga dan dibangun dengan lestari.Suatu kawasan akan kuat,apabila ada sistem pertahanan, efektif, bergandengan dengan pembangunan sosial ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan masyrakat.

Lain halnya dengan Ir.Rudi Suhendra,kepala Geologi Nasional Dalam Paparannya menjelaskan bahwa selain migas,natuna juga memiliki potensi warisan alam berupa batuan geologi unik.

Keberadaannya. menjadi destinasi wisata bagi para turis . “Alif stone Park”. Pulau Natuna merupakan sebuah kawasan taman geologi (geopark), terbentang dikawasan perairan pantai sampai daratan.

Disisi lain,sebagai asisten deputi Warisan Budaya,
kementrian koordinator pembangunan manusia dan kebudayaan,Dr.Pamuji Lestari Menambahkan ,dalam Mengelola Dan Melestarikan warisan budaya dan alam indonesia, perlu meningkatkan kesadaran Publik dan mengikutsertakan penduduk lokal.

Program Pengembangan Potensi wisata daerah harus sejalan dengan program prioritas nasional.Saat ini,terdapat 17 warisan dunia UNESCO terdapat di Indonesia. 4 warisan Budaya,4 warisan alam dunia dan 9 warisan budaya . Benda 18 tentative list warisan dunia lainnya.menyadari bahwa dukungan program dan anggran untuk pengolaan warisan budaya masih terbatas upaya intergrasi dan sinkronisasi program dimasing-masing intansi ,harus dapat dilakukan dengan prinsip gotong royong ungkap Dr.Pamuji Lestari

Zaharudin kepala museum Sri Serindit Natuna Dalam Paparannya menyampaikan bahwa aspek geopolitik,sejak abad kemaharajaan sriwijaya dan kemaharajaan majapahit (dari abad ke 7 hingga abad ke 11) Kepulauan Natuna telah menjadi pusat bandar laut internasional sangat bersejarah.

Museum Sri Serindit Natuna akan turut berkontribusi memajukan Natuna, dengan terus berjuang untuk menggali sejarah natuna,sebagai bagian dari sejarah nusantara ungkap Zaharuddin.

Turut hadir Ir.Rudy Suhendra,M.Sc.(Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM) Pamuji Lestari (Asisten Deputi warisan budaya kementrian Koordinator pembangunan manusia dan kebudayaan)dan bapak zaharudin (Kepala Museum Sri Serindit,Natuna).

Kegiatan dihadiri lebih dari 50 peserta baik dari kalangan mahasiswa ,organisasi sipil masyrakat,pejabat pemerintah, berjalan lancar./Roy.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.