mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Jelang Galungan, Warga Bali Diminta Waspadai Flu Burung

Published on Sep 01 2012 // Berita Utama

Denpasar,(MR)
MASYARAKAT Pulau Bali diminta tetap mewaspadai kemungkinan munculnya kembali virus H5N1 penyebab penyakit flu burung. “Jika ada ayam mati, segera lapor pada petugas untuk diuji,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Putu Sumantra di Denpasar, Senin (27/8).
Menurut dia, laporan dari masyarakat tetap diperlukan sehingga pihaknya dapat mengetahui penyebab kematian berbagai unggas. “Mau itu penyakit musim dingin atau apa saja, kalau ada ayam mati tolong dilaporkan sehingga petugas dapat segera mengecek,” ucapnya.
Ia menegaskan, flu burung tetap harus diwaspadai karena virus H5N1 bisa terus berkembang. Selain melaporkan pada petugas, kewaspadaan dapat dilakukan melalui penyemprotan disinfektan rutin pada kandang-kandang ayam.
Dari awal Januari 2012 hingga saat ini, pihaknya telah menyebarkan lebih dari 2.000 liter disinfektan ke seluruh kabupaten/kota di Bali. “Yang sederhana sekarang jangan mengandalkan disinfektan, air sabun deterjen saja sebenarnya sudah bisa membunuh H5N1. Asal cuci kandang, cuci tangan dengan bersih pasti aman,” katanya.
Terkait dengan Hari Raya Galungan, pihaknya tidak terlalu mengkhawatirkan merebaknya kembali flu burung walaupun ada peningkatan kebutuhan ayam di masyarakat.
Menurut Sumantra, saat Galungan kebanyakan masyarakat menggunakan ayam ras, berbeda saat hari purnama masyarakat memilih menggunakan ayam lokal untuk perlengkapan sesajen mecaru. Dari Januari sampai Juni 2012, kata Sumantra, ditemukan kematian unggas pada 22 tempat. Namun, itu kasus kematian akibat adanya perubahan iklim bukan karena flu burung. >> Nyoman AP

Leave a comment