mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Jamaah Haji Anambas Tiba di Tarempa

Published on Dec 05 2011 // Nusantara

Anambas,(MR)

Isak tangis mewarnai penyambutan para jemaah Haji asal Kabupaten Kepulauan Anambas di Tarempa. Peluk kerinduan menjadi pemandangan haru sore itu, tepatnya jumat (18/11) di kota Tarempa. Hampir sebulan lebih lamanya para jamaah ini menunaikan ibadah di tanah suci, akhirnya mereka bisa kembali bertemu dengan sanak dan keluarga yang terus mendoakan dari kampung halaman, selama mereka di tanah suci.

Begitu turun dari ferry yang mengangkut jamaah haji ke Tarempa, para jamaah Haji langsung disambut oleh Asisten 1 Bupati KKA, Bapak Erson Gempa Apriyandi beserta masyarakat KKA yang juga hadir.

Terlihat Wakil Bupati KKA, Abdul Haris mengiringi para jemaah Haji turun dari ferry. Dari pelabuhan Pemda rombongan jamaah Haji langsung menuju ke Masjid Jami’k Baitul Rahim. Iring-iringan jamaah haji diiringi oleh lantunan nasyid yang diiringi oleh alat musik kompang. Disepanjang jalan terlihat barisan masyarakat dan siswa siswi yang ikut menyambut kedatangan jamaah Haji yang baru pulang dari tanah suci Mekkah.

Atas nama Pemda KKA, wakil bupati mengucapkan selamat datang kembali ke KKA kepada seluruh jemaah Haji yang baru saja selesai menunaikan Ibadah di tanah suci Mekkah. Haris juga mengatakan menjalankan ibadah haji tidak segampang yang dibayangkan, penuh dengan perjuangan  dan rintangan yang melatih kesabaran dan keikhlasan jemaah.

Haris berharap, apa yang telah para jamaah dapatkan selama menjalankan ibadah di Mekkah, dapat dibawa ke KKA. Mulai dari kegigihan berjuang, nilai-nilai keikhlasan dan juga kesabaran dapat diterapkan untuk membangun KKA menjadi lebih baik ke depannya. Menurut Haris Haji mabrur bukan hanya yang menjalankan ibadah di tanah suci saja, akan tetapi yang bisa membangun daerahnya dengan nilai-nilai yang didapat saat melaksanakan ibadah haji.

Wakil bupati juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam acara penyambutan ditandai dengan berbagai kekurangan. Salah satunnya adalah masalah bawaan para jamaah yang tidak bisa seluruhnya tertampung saat pulang ke Anambas, dikarenakan ketidak sanggupan sarana transportasi untuk mengangkutnya. “Saya mohon maaf, karena barang-barang para jemaah haji tidak bisa tertampung semua, karena kapasitas transportasi sudah penuh. Terpaksa yang bisa dibawa hanya yang penting-penting saja” kata Haris pada sambutannya. >>Sarma/Edo

Leave a comment