Jalan Rusak Parah Tidak Kunjung Diperbaiki Masyarakat Antusias Gotong Royong Swadaya Untuk Beli Aspal

Jember, (MR)
Masyarakat 3 Desa yaitu Desa tegal waru, Mayang, Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember Jawa Timur merasa gerah dan kecewa kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Jember, karena kondisi jalan rusak parah tidak kunjung di perbaiki, jalan tersebut satu-satunya untuk transportasi masyarakat untuk melancarkan perekonimian dan pendidikan, karena masyarakat mayoritas bekerja tani dan buruh gudang, dengan kondisi jalan rusak berat sering terjadi kecelakaan. Jadi masyarakat antusias swadaya, gotong-royong dan meminta bantuan ke pengguna jalan untuk tambahan beli aspal.
Tokoh masyarakat Desa Tegal Waru H. Moch. Yasin Jainul Rido ketika ditemui awak media mengatakan, “sudah lama jalan tersebut rusak parah beberapa waktu lalu sempat di tengah jalan di tanami tanaman pisang oleh masyarakat, dengan harapan agar ada perhatian dari pemerintah daerah, namun kenyataannya hingga kini tidak ada respon hingga mengakibatkan hampir setiap hari terjadi kecelakaan dan jatuh dari kendaraan sepeda motor karena harus menghindari lobang jalan yang rusak,” ucapnya.
Melihat kondisi demikian dan ternyata tidak ada respon dari pemerintah daerah Kabupaten Jember akhirnya ratusan masyarakat pada hari Minggu (20/19), bergerak untuk melakukan kerja bakti masal sekaligus menutup lubang dengan menggunakan aspal panas yang di kerjakan oleh masyarakat.
Sementara alat berat berupa beco untuk membersihkan tanah yang dipinggir-pinggir jalan supaya air tidak lewat jalan tapi langsung masuk keselokan. Biaya tersebut hasil dari swadaya dan waktu memperbaiki jalan sambil sesekali masyarakat menghimpun dana secara sukarela dari para pengguna jalan yang sedang melintas.
Menurut salah seorang warga setempat masyarakat memang cukup kompak sehingga dari pada menunggu kejelasan Pemkab Jember yang masih belum jelas masyarakat menghimpun dana dari para pengguna jalan dan swadaya sudah mendapat bantuan dana sebesar jutaan rupiah hingga bisa membeli aspal sendiri. >>Dik

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.