mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Ironis, Premium dan Solar Jadi Barang Langka di Anambas

Published on Aug 09 2012 // Berita Utama

Anambas,(MR)
AKHIR-AKHIR ini Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium telah menjadi barang langka di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), terutama Tarempa. Pasalnya terjadi keterlambatan pengiriman pasokan BBM ke KKA dari Selat Lampa, Natuna. “Memang saat ini kita kekurangan minyak premium dan solar karena pengiriman dari Natuna belum datang dan sesuai jadwal hari ini, Rabu (1/8/2012) lalu seharusnya sampai namun masih ada kendala pengiriman, ” ujar Kabag Ekonomi melalui staff nya, Zaki kepada media ini.
Zaki menambahkan, pihaknya sudah koordinasi dengan distributor BBM dan mereka berjanji Jumat(3/8/2012) minyak akan sampai di Tarempa. “Kita sudah telepon dengan distributor (Tolam,red) dan kapal mereka sedang dalam perjalanan kesini, kalau tidak ada kendala cuaca maka minyak dipastikan akan sampai hari jumat ini,” katanya.
Kelangkaan BBM sangat diresahkan warga, pasalnya premium di pasaran saat ini kosong. Padahal sebagian besar aktifitas masyarakat Tarempa tergantung dengan ketersediaan BBM. Hampir seluruh mobilitas masyarakat menggunakan motor dan perahu mesin. “Bagaimana kita mau kerja kalau minyak tidak ada, ini harus segera diatasi kalau sampai lama maka kami para nelayan tidak bisa melaut dan makan apa nanti anak istri,” ujar Evi salah satu nelayan Tanjung kepada media ini.
Evi juga menambahkan kelangkaan BBM mengakibatkan kerugian yang sangat besar karena disamping PLN tidak menyala masyarakat tidak ada minyak untuk menghidupkan genset. “Yang sangat penting kalau malam hari, jika minyak tidak ada maka genset tidak bisa kita hidupkan dan selain itu kalau minyak tidak ada sangat mengganggu perekonimian nelayan karena tidak dapat melaut,” katanya.
Akibat kelangkaan bahan bakar minyak jenis premium masyarakat terpaksa mengantri untuk membeli dipangkalan. Sesuai pantauan media ini antrian terjadi di pangkalan minyak Acai di jalan Hangtuah, Tarempa.“Kita terpaksa antri beli minyak daripada tidak dapat sama sekali mau gimana,”ujar Andi salah sau warga Tarempa yang ikut mengantri.
Andi juga menambahkan, kelangkaan minyak akhir-akhir ini sangat mengganggu perekonomian masyarakat. Untuk mendapatkan minyak masyarakat harus mengetahui jadwal datangnya minyak. “Saat ini kita harus tahu kapan minyak ada terlambat mendapat informasi ketika kita mendatangi pangkalan minyak telah habis, makanya kita harus rajin mencari informasi dipangkalan mana ada minyak jadi harus cepat mengejarnya jika tidak ya.. tidak dapat minyak. Kadang pekerjaanpun harus kita tinggalkan demi untuk mendapat minyak 1,5 liter,”katanya. >> Eichiro/Edo

Leave a comment