mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Gubernur Maluku Utara Berharap GMIH Tetap Bersatu

Published on Nov 28 2016 // Berita Utama

Halut, (MR)
Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba sangat berharap, kisruh internal Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH), segera diakhiri dan kembali satu dibawah kepemimpinan Ketua Umum Pdt. Anton Piga, dan Sekretaris Umum, Pdt. Demianus Ice. Pernyataan ini disampaikan saat memberikan sambutan di acara peresmian gereja pusat GMIH jemaat Imanuel Gamsungi dan Pembukaan Sidang Majelis Sinode (SMS), GMIH ke V tahun 2016, beberapa waktu lalu, (22/11).

Gubernur Malut sangat berharap agar GMIH tetap satu dan tidak ada Sinode GMIH lainnya karena masa jabatan Ketua Umum dan Sekretaris Umum beberapa bulan ke depan sudah berakhir yaitu padda tahun 2017 saat pelaksanaan Sidang Sinode GMIH di Buli, Halmahera Timur. Oleh karena itu Gubernur berharap tidak ada lagi perpecahan di antara jemaat dan ketika ada masalah, membawakan kubu-kubu di internal Sinode yang satu dengan yang lain. Hadir juga dalam acara ini, matan Bupati Halut 2 periode, Hein Namotemo, Bupati Halut, Frans Manery, mantan pejabat Bupati, Djidon Hangewa, anggota Dewan Propinsi Malut, anggota DPRD Halut, Forkompimda, pimpinan SKPD, pimpinan dan utusan jemaat sebanyak 438 jemaat di propinsi Maluku Utara dan tamu undangan lainnya.

“Kami selaku pemerintah propinsi Malut sangat mengharapkan agar Sinode GMIH tetap satu dan tidak ada Sinode GMIH lainnya. Yang ada hanya Ketua Umum, Pdt. Anton Piga dan Sekretaris Umum, Pdt. Demianus Ice. Bahkan atas nama pemerintah propinsi, saya membuka SMS GMIH ke V tahun 2016 dan peresmian gereja pusat GMIH jemaat Imanuel Gamsungi Tobelo”, kata Gubernur. Sebelumnya Bupati Halut, Frans Manery, dalam sambutannya menjelaskan bajwa sebagai pemerintah daerah, tetap membantu dan memberikan dukungan terhadap kegiatan ini.

Karena itu jemaat yang hadir harus memberikan pemikiran dan pandangan demi terwujudnya kegiatan SMS GMIH agar melahirkan karya dan hasil yang terbaik dalam kelangsungan dan kemajuan gereja. Oleh karena itu ia berharap, dalam SMS beberapa hari ke depan, bias menghasilkan program kerja dan manfaat pelayanan terhadap jemaat demi terwujudnya keutuhan dan kemandirian gereja.

“Kami atas nama pemerintah daerah sangat mengharapkan kegiatan ini bias berjalan dengan baik dan maksimal sehingga program kerja yang sudah dibahas dalam SMS, bias bermanfaat bagi jemaat GMIH se Malut”, kata Frans yang juga Wakil Ketua IV BPHS GMIH. Sementara itu, Ketua Umum GMIH, Pdt. Anton Piga, dalam sambutannya menjelaskan bahwa dalam penthabisan gedung gereja jemaat Imanuel Gamsungi, sekaligus dirangkaikan dengan SMS GMIH ke V tahun 2016 sejak 22-28 Nopember.

Karena itu pimpinan dan utusan jemaat yang dating sebanyak 438 jemaat se propinsi Maluku Utara, dalam mengawal dan menyusun program kerja tahunan demi terwujudnya penatalayanan gereja yang utuh dan mandiri. Bahkan gereja hadir bukan umat Kristen saja tetapi seluruh umat manusia.

Dalam SMS ini, dibahas antara lain, evaluasi kinerja BPHS dan BPPPG, menjabarkan keputusan Sidang Sinode GMIH XXVII, mengesahkan rancangan peraturan-peraturan gereja, mengevaluasi dan menyusun program kerja tahunan serta membahas dan mengesahkan anggaran pendapatan dan belanja GMIH 2016-2017. Sedangkan tema dan sub tema yang diangkat yaitu, ‘Tuhan Mengangkat Kita Dari Samudra Raya”. Sementara sub tema,
“Bersama-sama Jajaran Pelayanan, Kita Sehati, Sepikir dan Segerakan Dalam Komitmen Melaksanakan Panggilan Gereja”. Sedangkan ibadah pembukaan yang membawakan khotbah adalah Pdt. Prof.EM. James Haire. >>Karl

Leave a comment