mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Forum Masyarakat Sebut Pemerintahan ” Piet Matret ” Sah! dan minta Copot Kepala OPD Yang Tidak Loyal

Published on Sep 27 2018 // Papua Barat

Forum Masyarakat Sebut Pemerintahan ” Piet Matret ” Sah! dan minta Copot Kepala OPD Yang Tidak Loyal

BINTUNI , (MR) – Bertempat di halaman Kantor Bupati SP 3 Bumi Saniari Distrik Manimeri , masyarakat yang menamakan dirinya , ” Forum Masyarakat Cinta Damai dan Pengawal Pembangunan ” melakukan aksi demo damai, Kamis (27/9/2018).

Kehadiran mereka langsung diterima oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni,Matret Kokop,SH., Sekda Kabupaten Teluk Bintuni, Gustaf Manuputty, Asisten II dan Asisiten III.

Bertindak sebagai Penangunggjawab Forum Masyarakat Cinta Damai dan Pengawal Pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni, Abdul Rasyid Fimbay menyampaikan aspirasinya dan mengatakan, ” Rencana Pembangunan daerah jangka menengah Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2016 — 2021 tentang Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi serta arah kebijakan program – program Pembangunan daerah yang disertai indicator kinerja daerah, dalam kurun waktu tahun anggaran 2016 sampai dengan 2021 adalah wajib menjadi pedoman utama bagi stekholder daerah terutama bagi OPD dalam merancang program dan kebijakan tahunan sesuai dengan mekanisme Pembangunan daerah “, Ujarnya.

Dilanjutnya , ” Organisasi Perangkat Daerah atau OPD harus mampu menjabarkan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati dalam bingkai Negara serta Pembangunan daerah dan jangka menengah daerah atau Renstra,satuan kerja keras, cerdas, terukur dan iklas dalam rangka kemajuan Kabupaten Teluk Bintuni yang maju,produktif dan berdaya saing “.

Bupati dan Wakil Bupati periode 2016 — 2021 yang dilantik Gubernur Papua Barat di Manokwari tanggal 17 Juni 2016 dengan surat keputusan Presiden No 131.92-5054 tahun 2016 adalah sah. Untuk itu, dalam rangka pemikiran di atas serta untuk menjaga stabilitas keamanan,ketertiban masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni,maka kami yang tergabung dalam Forum Masyarakat Cinta Damai dan Pengawal Pembangunan menyatakan sikap sebagai berikut, dibacanya.

• Pertama, Menolak dengan tegas segalah bentuk pergerakan dari segilintir orang yang mengatasnamakan masyarakat dan suku yang merongrong pemerintah yang sah.

• Kedua, Mendukung semua program Bupati, Ir.Petrus Kasihiw.MT dan Wakil Bupati, Matret Kokop,SH dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran.

• Ketiga, Meminta semua OPD untuk bersungsuh-sunguh melaksanakan pelayanan public serta mengutamakan kepentingan rang banyak di atas kepentingan pribadi sesuai sumpah dan janji jabatan.

• Keempat, Bagi Organisasi Perangkat Daerah yang tidak melaksanakan poin tiga dan tidak loyal terhadap Bupati dan Wakil Bupati agar segera diberhentikan dari jabatanya.

• Kelima, Menghimbau kepada masyarakat Teluk Bintuni bahwa, kondisi keuangan daerah saat ini adalah dampak dari perubahan mekanisme transfer anggaran ke daerah oleh pemerintah pusat dan kondisi ini merata diseluruh kabupaten kota di seluruh Indonesia.Hal ini sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan No 50/PMK.07/2017 tentang penggelolaan dana transfer ke daerah serta dana desa.

Aksi ini di lakukan kata Rasyid Fimbay, ” Hanyabuntuk menangapi dugaan dan indikasi segilintir orang yang ingin menurunkan Bupati dan Wakil Bupati dan ingin meminta Gubernur untuk menurunkan karateker disini (Kabupaten Teluk Bintuni_red).  Maka disitulah massa dari PMK2 bangkit,kemudian menyusun satu konsep. Jadi saya tegaskan kata Rasyid ” Bahwa Bupati dan Wakil Bupati ini sah, karena sudah dilantik oleh Gubernur. Sehingga mereka tidak sembarang diturunkan ” tegasnya.

Jelasnya lagi , ” Ini bukan merupakan demo tanding dan lain lain,tapi yang ingin kami tegaskan bahwa,Bupati dan Wakil Bupati tidak gampang diturunkan,karena semua ada aturan dan mekanismenya. Kami minta Bupati segera menganti Pimpinan OPD yang tidak loyal,memang ada Pimpinan OPD yang bekerja namun tidak loyal,
sehingga mereka mereka ini harus diganti. Kemenangan Pit Matret diperjuangkan oleh para pejuang,
kemudian dinikmati oleh pengkhianat ”
tegas Rasyid Fimbay.

Untuk itu,terkait poin 3 dan 4, teman – teman akan inventarisir pejabat pejabat mana yang pantas untuk diganti (eselon III,II dan VI), sehingga nantinya nama – nama tersebut akan dilampirkan dalam pernyataan sikap ini untuk diserahkan ke Bupati dan Wakil dan akan kita kawal.

Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati memberikan tanggapan positif dan mengatakan, ” Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendukung program pemerintah sehingga bisa berjalan dengan cepat.Saya sudah sering mengatakan hal ini kepada para pejabat agar melayani masyarakat dengan baik.Pimpinan OPD harus aktif turun ke lapangan ke Distrik, ke Kampung-kampung untuk melihat kondisi masyarakat disana ” ucap Matret Kokop.

Dilanjutnya lagi, ” Aspirasi atau tuntutan dari Forum Masyarakat Cinta Damai ini, akan saya simpan diruangan, hingga sekembalinya Bupati dari perjalanan dinas, maka nanti akan di
tindaklanjutinya ” ucapnya di hadapan massa yang menyampaikan aspirasi. (Hum/HS)

Leave a comment