Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Kembali Lakukan Pendataan Industri Rumahan.

 

Natuna(MR) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Bersama Puspa Bahari Natuna kembali menggelar Pembinaan Industri Rumahan Untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Perempuan 

Acara dilaksanakan di Desa Binjai kecamatan Bunguran Barat Selasa 19/03/2019, dihadiri puluhan Ibu Rumah tangga .

Sosialisasi dan pendataan dilaksanakan, sekaligus pengenalan Puspa Bahari Natuna, sebagai mitra kerja, dalam membantu Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Natuna. Berbagai pemaparan pokok, tentang pembinaan Industri rumahan untuk mewujudkan Kemandirian ekonomi perempuan, serta meningkatkan kualitas pemberdayaan perempuan dalam aspek sektor enterpreuner ship.

Sementara itu Ketua bidang pemenuhan hak perempuan, Ibu Syamsuriana SH.MH, mengatakan, Perempuan adalah orang hebat, karena melahirkan orang orang hebat. Untuk itulah saya mengajak Ibu sekalian jika dirumah, bisa melakukan ide ide kreatif. Gunanya, untuk memotivasi perempuan di desa Binjai,agar jangan jadi peminta minta . “Perempuan harus kreatif dan bisa mandiri.” Peran perempuan sangatlah penting.Artinya mari kita berkreasi sehingga punya penghasilan sendiri . Perlu diingat semangat itu harus ditanamkan. Dan jangan musiman.Harus berkarya terus, sehingga selalu dapat penghasilan. jaman sudah canggih. Ada medsos tempat berjualan .

Sosialisasi ini, untuk meningkatkan kualitas masyarakat perempuan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi, di desa, Binjai Kecamatan Bunguran Barat.Dan besoknya dilanjutkan ke Desa Selaut.

Wakil ketua Puspa Bahari Natuna, Abdullah Lubis dalam sambutannya mengatakan, permohonan maaf ketua Puspa Bahari Natuna, Roy Parlin Sianipar dan berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar .

Puspa Bahari, terbentuk pada tanggal 3 Agustus 2018, merupakan partisipasi masyrakat untuk pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, sebagai mitra dalam membantu dinas sosial Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (TP2PA) di Kabupaten Natuna.

Harapannya, dengan sinergitas bersama, seluruh agenda kegiatan dapat terselenggara dengan baik, dalam mewujudkan desa Binjai, dan desa Selaut Kecamatan Bunguran Barat, dapat bermanfaat.

Dalam sesi tanya jawab, Saipah Nurbetty,terkait anyaman dari pandan . Jadi persoalan penampungan tidak ada. Jika dibuat banyak harganya murah, pada hal bahannya susah dicari dihutan. Kiranya ada penampungnya ucapnya.Kalau soal kreatif dari ubi, tidak ada kendala. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Puspa mengatakan akan segera menyampaikan persoalan ini lewat Dinsos kepada Disperindag, agar ada solusinya.

Indi selaku pendamping dari Puspa terkait Industri rumahan, merupakan usaha ibu ibu yang dikerjakan dirumah, dari bahan baku menjadi bahan jadi.Hari ini kami mau mendata ibu ibu biar nanti bisa diusulkan. Gedung yang berbeda dilakukan monitoring dan evaluasi satgas perlindungan perempuan dan anak .

Hadir dalam kegiatan itu Kasi data Jender Ibu Kuwati.Sekdes Binjai, beserta stafnya. Wakil ketua Puspa Bahari Natuna, Abdullah Lubis, Sekretaris Puspa Natuna, Sugianto beserta rombongan. Kegiatan berlangsung aman dan lancar./Roy.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.