Diduga Main Mata KASN dan Bupati Bengkulu Selatan

Bengkulu, (MR) – Sejak dikeluarkannya Surat Rekomendasi KASN pada Tanggal 5 September 2019 lalu dengan Nomor surat B-2458/KASN/9/2019 kepada Bupati Bengkulu selatan Gusnan Mulyadi, untuk Mengembalikan 55 (lima puluh lima) ASN yang diberhentikan dan diturunkan jabatannya ke Jabatan semula atau setara Karena Tidak sesuai dengan Ketentuan, (10/10/2019).
Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang disiplin PNS Beserta Perundang undangan Lainnya sekaligus mengembalikan 1(satu) Guru yang dipromosikan/diangkat Menjadi Pejabat Administrator (Kabag Umum).
Sebagaimana Melalui Surat Keputusan Bupati Bengkulu selatan dengan surat Keputusan Nomor :820/321 Tahun 2019 Tanggal 11 juli 2019 yang telah Melantik 363 (Tiga ratus enam puluh tiga) ASN dengan Tugas dan Jabatan yang Baru.
Namun hingga saat ini Rekomendasi Tersebut Belum dilaksanakan oleh Bupati Bengkulu selatan selaku pejabat pembina kepegawaian, sedangkan dalam Surat Rekomendasi tertuang Ancaman bilamana paling lama 14 (empat belas) hari sejak keluar surat tidak dieksekusi (dilaksanakan) oleh Bupati Bengkulu selatan.
KASN dapat meminta Pemblokiran sistem Aplikasi Pelayanan  Kepegawaian (SAPK) dan Tidak melayani Pengurusan Kepegawaiannya.
Seyogianya seorang Bupati (Kepala Daerah) harus mampu menjadi tauladan, Memberi Edukasi dan spirit semangat untuk Patuh dan Taat kepada Hukum dan Perundang undangan.
Sebagaimana isi Sumpah seorang pejabat Kepala Derah sebelum dilantik, Namun Hingga saat ini Rekomendasi tersebut tidak kunjung terealisasi,dan Menimbulkan banyak opini dari Masyarakat (Publik),
Akan Kemungkinan telah terjadinya main mata antara Bupati bengkulu selatan dan KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara).
Karena terkesan ada unsur Kesengajaan atau Pembiaran oleh KASN terhadap Pelaksanaan Rekomendasinya sendiri.
Indra Pardede Sekjend DPN LSM.KAMPAK RI (Komite Anti Mafia Peradilan dan Anti Korupsi Republik Indonesia), kepada Media Rakyat Menjelaskan, sangat menyayangkan sikap Bupati yang terkesan Membandel atas Rekomendasi dari KASN.
Bupati harusnya Penuh Kehati hatian dalam menggunakan wewenangnya, karena bilamana Tidak selaras dengan Perundang undangan, akan Bisa berdampak Juga kepada hukum dan lebih dikhwatirkan Apabila pada Penempatannya para ASN yang secara Kapasitas dan Kompetensinya belum sesuai dengan Standar Kualifikasi.
Sebagaimana sesuai Hukum dan Perundang undangan,ini akan Berdampak Buruk Kepada pelayanan Publik(Masyarakat),
Dan ini akan sangat merugikan kita semua.”Pungkas Bang Indra sapaan Akrabnya.
Lanjut Indra Semoga Saja KASN, BKN dan Lembaga lainnya yang Berkorelasi dengan Polemik yang Tengah menjadi Keresahan dan Isue Hangat dimasyarakat Bengkulu selatan ini bisa segera diselesaikan,dan dalam Waktu dekat ini kami akan Melayangkan Surat Resmi guna Upaya Klarifikasi kepada Lembaga yang berkolerasi yakni KASN, BKN, Kemenpan RB, Kemendagri, Hingga Presiden RI.
Kami sudah Koordinasikan Kepada Ketua Umum Osner Jonshon Sianipar.SH MBA, untuk segera Kami Tindaklanjuti lebih jauh lagi.
Dengan Mengkedepankan Azas Praduga tak bersalah,Kami Curiga sudah terjadi main mata Antara Bupati Bengkulu dengan KASN sehingga terjadi Pembiaran,serta Indikasi Perbuatan Melawan Hukum dalam Penggunaan wewenang dan Jabatannya,dan diperlukan kepastian Hukum hingga Tegaknya Hukum yang berkeadilan.”Tegas Bang Indra.
Hal senada disampaikan oleh Nofredi salah satu Penggiat Anti Korupsi di Bengkulu selatan,Begini mas,sebenarnya bukan Rahasia Umum lagi kalo yang Namanya Mutasi besar besaran itu, Apa orientasi kepentingannya?
tapi iya begitulah, tapi mohon maaf kalau saya ibaratkan sama seperti Kentut,Tercium baunya tapi sulit dikenali bentuknya.tapi iya mau gimana lagi, kalo bicara wewenang Seorang kepala Daerah dalam hal ini otonomi daerah,akan tetapi bukan berarti sebebas bebasnya.
Semua harus teregulasi dengan Kebijakan Pemerintahan Pusat dan Sejalan dengan Perundang undangan,apalagi dari 363 Orang yang dilantik itu ada beberapa orang yang kami Pandang belum Tepat pengangkatannya, yakni dilihat dari masa kerja dan Pengalamannya, (masa belum dua tahun dari kasi bisa diangkat jadi kabid).
Adanya Sosok yang Masih menjadi Isue Hangat ditengah Masyarakat Belum Lama ini terkait Kasus SUAP dan diwaktu yang cukup singkat Oleh Bupati, diangkat Menjadi Camat diseginim,iya harus lah dijaga Iklim Opini yang Sehat ditengah Masyarakat.”Ungkap Fredi Ganyang sapaan Akrabnya.
Lanjut Fredi Mengingat Masih banyaknya Pekerjaan (PR) Pemda Bengkulu selatan, untuk menyelesaikan target-target Program baik jangka Menengah maupun Jangka Panjang.
Tantanan Birokrasi yang menjadi Polemik dan Menuai banyak Kontroversi sekarang ini sebaiknya segera dilakukan Restorasi (Pemulihan),
Karena ini menyangkut kepada Pelayanan masyarakat Bengkulu selatan dan Terwujudnya Tatanan Birokrasi Pemerintahan yang Good Governance.”Pungkas Fredi. (Bemo)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.