mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Diduga Kades Kena Tipu Dana ADD dan Honor Perangkat Desa Tak Jelas

Published on Aug 12 2011 // Berita Utama

Natuna (MR)

Sejumlah masyarakat Desa Tanjung pala, akhir-akhir ini merasa terusik dengan ulah Kades Tanjung Pala Khairuddin. Betapa tidak, Kades beserta bendaharawan desa, kurang  lebih dua bulan tidak masuk kantor.Alhasil, segala kepengurusan administrasi, baik keperluan kantor maupun keperluan masyarakat,terbengkalai.

Kepergian Kades Tanjung pala, membuat sejumlah warga, bertanya-tanya.Beberapa warga-pun mendatangi Kepala BPD, guna mempertanya-kan dimana  keberadaan Khairuddin, beserta benda-hara Desa, Roni Iskandar, Namun jawaban kepala BPD  tidak tau. Hal  yang sama juga dilakukan oleh warga kepada Camat Pulau Laut. Tapi jawaban sama .

Kepergian Kades Tanjung Pala, tidak sedikitpun ada pemberitahuan atau izin dari Camat Pulau Laut,kata sumber MR dan meminta namanya tidak dimuat. Kades Tanjung pala bersama Bendahara Roni Iskandar, berangkat ke Ranai bersama Istri, tujuannya untuk melakukan  pencairan dana ADD, gaji perangkat Desa serta honor RT dan RW.

Imfo yang kami terima, katanya, Dana tersebut telah dicairkan beberapa bulan lalu,melalui rekening Desa atas nama Roni Iskandar, sebagai bendahara.Sayangnya Dana tersebut tidak tahu kemana rimbanya, sebab, meski sudah cair  Dana ADD, dan gaji perangkat Desa beserta honor  RT-RW, belum juga dibayar selama tiga bulan. Pada hal dana sudah cair dari bulan April hingga sekarang.Oleh karena itu, masyarakat meminta Bupati Natuna segera menonaktifkan Kades  tanjung Pala, karena tidak becus mengurus warganya. “Kami juga tidak menginginkan lagi KHairudin menjadi Kades Tanjung Pala.” kata warga.

Hasil penelusuran dilapangan, ternyata bendahara Desa Roni Iskandar, telah pulang dari Ranai minggu lalu, itupun dijemput oleh keluarganya.Imformasi yang dihimpun wartawan Koran ini, Dana tersebut telah diserahkan kepada  Khairuddin, dan dibawa ke Jakarta, untuk mengurus sesuatau.Oleh karena itu, bendahara “tak berani pulang”, karena takut ditagih warga.Diperhitungkan dana yang dibawa ratusan juta rupiah.

Tempat terpisah Camat Pulau laut Tabrani, saat dihubungi melalui telepon selulernya,senin  01 /08 terkait “raibnya” Kades Tanjung Pala dari desa,membenarkan   Khairuddin  sudah  lebih dari satu bulan tidak masuk kantor.Kepergiannya tidak ada pemberitahuan secara resmi kepada Saya.Namun demikian dua hari yang lewat, Dia menelpon Saya, katanya Pak Kades sedang di Jakarta, ada urusan.Lalu kita suruh cepat pulang , agar  honor  perangkat desa dan honor RT-RW dapat di bayarkan. Kenyataannya sampai saat ini senin 01/08, belum juga kembali.

Terkait dana ratusan juta disinyalir dibawa Dia, itupun sudah Saya tanyakan kebenarannya kepada Bendahara Desa. Namun Roni Iskandar menyatakan dana itu masih ada.Tetapi tak dapat dibayarkan karena Kades Belum ada di tempat, kata Tabarani menjelaskan.Cuma kepastian Dana itu benar masih ada atau tidak, Saya pun tak dapat pastikan karena, tidak mengecek buku rekening Desa.

Lain halnya dengan pengakuan Putra. Warga tanjung pala itu, sangat menyayangkan sikap orang dalam di kantor desa, untuk menjelek-jelekkan Khairuddin. Sepengetahuannya, Kades Tanjung pala orangnya jujur, dan bertanggung jawab.Selama ini  dana ADD, jelas arah pembangunannya. Kalau tak percaya, anda bisa lihat nanti kantor Desa tanjung pala, seperti kantor camat.Untuk Natuna, tak ada saingan katanya menyarankan.

Menurutnya ada oknum dikantor Desa Tanjung pala ingin memperkeruh suasana,mencari kesempatan untuk mendapatkan jabatan Kepala Desa.Saya tau siapa yang berbicara ini, oleh karena itu, ia meminta agar oknum tersebut melakukan koreksi Diri, sebelum  menjelek-jelekkan orang lain. Apakah anda itu sudah becus bekerja?, pernah kah anda rajin masuk kantor untuk mengurusi administrasi Desa?.Jika ada kesalah pahaman antara Kades dengan saudara, tolong jangan kaitkan dengan masalah kantor,Ujar Putra dengan  semangat berapi-api.Kades itu orangnya bersih,paparnya. Meski Putra masih beberapa tahun tinggal di Tanjung Pala, Dia yakin, Kades tersebut kinerjanya baik dan bersih.Saya harap. Janganlah suka menjelek-jelekkan orang hanya ingin mendapatkan jabatan.

Dikatakannya,keberangkatan Khairudin ke Jakarta untuk urusan membawa investor agar di Kecamatan Pulau laut ada pelabuhan terpadu. Ini semua dilakukan demi kesejahtraan masyarakat Pulau laut.Meski sudah puluhan tahun jadi   pegawai Negeri, rumah aja tidak punya.Beda dengan Kades lain.

Sementara itu, isu  berkembang, Kades Pulau laut ditipu oleh rekanan yang mengaku investor.Oleh karena itu Kades belum pulang ingin mencari solusi agar Dana terpakai bisa dikembalikan. (Roy)

Leave a comment