Demi Sekolah Tiap Hari Jalan Kaki 14 KM

Annisa Nur AbdurrahmaBengkulu Utara,(MR)

Dengan langkah yang pasti, Annisa Nur Abdurrahma (8) setiap hari harus berjalan kaki sepanjang 14 km pergi dan pulang ke sekolah, Lokasi rumahnya yang jauh dari sekolah mengharuskannya melalui jalan terjal dan berliku setiap harinya. Bocah belia melakukan rutinitas itu setiap hari demi menggapai cita-citanya menjadi dokter.

Putri bungsu dari tiga bersaudara, pasangan Parmin (33) dan Suryani (32) warga transmigrasi Desa batu Layang Kecamatan Hulu Palik ini tak pernah mengeluh dengan keadaan yang harus dijalaninya. Tinggal dilokasi transmigrasi di daerah perbukitan mengharuskannya menempuh pendidikan di desa tetangga yang jaraknya puluhan kilometer.

Setiap hari harus berjalan kaki mendaki dan menuruni bukit hanya untuk ke sekolah. Siswi kelas I SD ini terpaksa sekolah ke desa tetangga karena di tempat tinggalnya tidak ada fasilitas sekolah. Teman-teman satu desanya lebih beruntung karena diantar orang tuanya menggunakan sepeda motor.

Agar tidak terlambat ke sekolah. Setiap hari Annisa harus bangun subuh sekitar pukul 04.30 WIB dan berangkat pukul 05.30 WIB. Padahal saat itu masih gelap dan kabut masih menyelimuti wilayah perbukitan itu. Kesulitan dialami ketika hari hujan tiba, dirinya terpaksa hanya menggunakan payung dan melepas sepatunya agar tidak basah oleh air hujan.

Kedua orang tuanya yang bekerja sebagai buruh bangunan dan penjual jamu tidak bisa mengantarkannya ke sekolah karena keterbatasan ekonomi. Pun begitu, Annisa tidak patah arang dan malu dengan teman-temannya walaupun setiap hari jalan kaki ke sekolah.”Ini semua demi cita-cita saya. Walaupun setiap hari harus jalan kaki berpuluh-puluh kilo meter ke sekolah akan tetap saya jalani,” kata Annisa. >> Syaiful

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.