mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Dana Bansos Jangan Sampai Dimanfaatkan Caleg

Published on Jun 11 2013 // Berita Utama

bawasluJakarta,(MM)

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengendus banyaknya program dana bantuan sosial (bansos) yang dimanfaatkan para gubernur, walikota, dan bupati untuk proses pemenangan mereka. Bahkan, dugaan pemanfaatan dana bansos untuk pemenangan pemilu itu juga merambat ke tingkat legislatif. Tak cuma di tingkat daerah, tapi juga caleg di pusat.

Meskipun tidak ada aturannya bahwa Bawaslu bisa menyentuh penyalahgunaan dana bansos tersebut, Nasrullah menyatakan, pihaknya memperingatkan para caleg untuk tidak memanfaatkan dana bansos sebagai dana kampanye.

“Setidaknya ada warning, jangan sampai dana bansos di daerah itu dimanfaatkan oleh para caleg di daerah. Tapi, tak dapat dipungkiri juga, praktek transaksional itu juga akan terulang lagi di Pemilu 2014, karena di Pemilu 2009 itu terjadi,” tutur anggota Bawaslu Nasrullah saat menjadi pembicara dalam dialog pemilu dengan tema ‘Mungkinkah Dana Kampanye Pemilu 2014 Ilegal?’ di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat.

“Aturan main itu tidak ada. Tapi apa pun yang menyangkut tentang tahapan penyelenggaraan pemilu, yang punya hubungan konsekuensi dengan tahapan Pemilu 2014, maka itu yang harus disentuh Bawaslu, meskipun agak sulit untuk memastikan kebenarannya,” ungkapnya.

Menurut Nasrullah, pemanfaatan dana bansos untuk pemenangan pemilu tak hanya terjadi di tingkat daerah, tapi di tingkat pusat. Hal tersebut dapat terlihat dari adanya program dana aspirasi yang dinikmati para anggota DPR.

“Dana bansos ini diduga dimanfaatkan oleh kepala daerah dalam proses rekruitmen gubernur dan walikota, sekarang dugaan itu merembat ke parlemen. Jadi dana bansos itu dikeluarkan oleh Pemda lalu di-manage dan dikelola anggota parlemen di daerah itu,” katanya. “Kemungkinan besar juga terjadi di level pusat, apakah misalnya dana aspirasi itu juga dimanfaatkan dalam pemenuhan proses Pemilu 2014 nanti. Nah ini kuat dugaan mengarah ke situ,” pungkas Nashrullah. >> Sahrial Nova

Leave a comment