mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Dana BAGUS Kurang Bagus Kinerja Disdik Lamban

Published on Oct 30 2012 // Berita Utama

Natuna,(MR)

PROGRAM Pemerintah daerah untuk membrantas buta aksara, harus kita acungi jempol. Melalui program bagus (Bantuan Gratis Anak Sekolah) Pemerintah mengalokasikan dana untuk membantu masyarakat, agar anak bangsa ini dapat mengenyam pendidikan sampai ketingkat atas. 5 tahun sudah program ini berjalan, celakanya, hampir setiap tahun, penyaluran dana BAGUS mengalami permasalahan. Oleh karena itu, diminta kebijaksanaan Pemerintah Daerah, agar lebih memperhatikan program yang lebih menyentuh kepada masyarakat.

Ketua Komisi I DPRD Natuna Welmi mengatakan, Dirinya menyayangkan kinerja Dinas Pendidikan, terkesan lamban dan setengah hati dalam melaksanakan program ini. Pernyataan Wakil Rakyat ini sangat beralasan. Menurut Dia, 5 tahun sudah program dana bantuan gratis anak sekolah, diprogramkan Bupati terdahulu, sampai kini masih dilakukan, pertanyaannya mengapa penyaluran dana Bagus selalu terlambat, dengan alasan rekap data siswa belum lengkap?, ujar Welmi sedikit bertanya.

Penerimaan murid baru bulan Juni, tetapi hingga akhir oktober, penyaluran dana Bagus belum dapat direalisasikan, dengan alasan data belum lengkap, ini sangat memalukan. Masalah data kan ada UPTD, Saya rasa ini bukan jadi alasan jika Disdik serius untuk bekerja. Kedepan lanjut Welmi, menyangkut program dana Bagus, Dia minta cepat dilaksanakan, agar masyarakat cepat mempergunakannya. Ini sudah mau akhir tahun penyaluran dana Bagus belum mendapat titik terang.

Selain itu Welmi juga mengatakan, agar Pemerintaah memperhatikan, peningkatan SDM di Dinas Pendidikan Natuna, hal ini merupakan tolak ukur kedepan. Sebab tanpa SDM dan semangat kerja, mustahil program Bupati, dapat berjalan sesuai harapan masyarakat, katanya. Kadis diminta focus kepada pekerjaannya, kalau program ada, segera dikerjakan saran Welmi.

Sebagai Wakil rakyat, kita berharap setiap SKPD, harus saling bersinergi dan mendukung satu sama lain, sehingga visi misi Bupati Natuna Sejahtra Merata dan Seimbang, dapat terlaksana, jika SKPD, tanggap, tidak akan ada masalah dalam melaksanakan programnya. Kita minta focus saja, karena maju mundurnya SDM, berada di sana, papar Welmi saat dijumpai wartawan diruang Fraksi pekan lalu.

Sementara itu kabid Dikmen Dinas pendidikan Natuna Kaharuddin, saat dijumpai diruang kerja, pekan lalu, tidak menampik soal lambatnya penyaluran dana BAGUS,Ia mengatakan, keterlambatan penyaluran dana BAGUS dikarenakan adanya beberapa data belum lengkap dari Dikdas Natuna. “Data SD belum lengkap Pak, sehingga dana Bagus belum dapat disalurkan, paparnya”. Kalau untuk SMA, tidak ada masalah lagi, semua data sudah masuk, namun mereka belum bisa mencairkan, masih menunggu data SD lengkap, agar sama sama cair. Kalau Dikmen sudah mendapatkan SK Bupati, sehingga tidak ada kendala lagi.

Menurut Dia, Ada berbagai alasan hingga penyaluran dana BAGUS untuk SMA belum dilakukan. Hal ini menyangkut jumlah siswa dan besaran dana yang kita butuhkan. ‘Dana kita global, jika SMU dibagi duluan, kita belum tau pasti berapa jumlah SD. Oleh karena itu harus menunggu data pasti dulu, baru dana ini dapat disalurkan.

Ia juga belum dapat memastikan, kapan dana itu dapat cair. Menurut Dia, meski data sudah lengkap, harus mengajukan Perbub dulu yang nota bene, ada 5 pejabat, harus membubuhi tanda tangan disana. Kalau ini bisa cepat diambil, dana bagus bisa direalisasikan. Menyangkut isu Disdik membungakan dulu uang itu, tidak benar. Karena Dana BAGUS ada di BPKAD. Kalau mau pasti Tanya aja Pak Yudo kapan data SD terealisasi, sarannya.

Kasi Dikmen Yudo Ananto, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, terkait penyaluran dana BAGUS belum kunjung di cairkan beralasan, banyaknya peraturan-peraturan yang dibuat Pemerintah, terutama masalah dana. Kalau dulu hanya memakai SK saja, sekarang harus pakai Perbub.

Selain itu paktor keterlambatan, data dari kecamatan membuat penyaluran dana ini terlambat. Ada data dari SD belum masuk, kita sudah berulang-ulang menyampaikan kepada Dikdas, sampai sekarang belum pinal. Elaknya, Namun demikian Yudo memastikan penyaluran dana Bagus akan terealisasi bulan November ini, katanya.

Fakta dilapangan, setelah kedatangan wartawan Koran ini, beserta rekannya, terlihat kesibukan yang luar biasa. Kasak kusuk menanyakkan data masuk untuk SD, dilakukan. Kesibukan ini berlangsung karena sebelumnya, rekan wartawan Koran ini, mempertanyakan dana BAGUS kepada kadis, soal anggaran ini belum terealisasi, namun jawabnya sudah. Sayangnya setelah dikroscek kepada bawahannya, memang dana Bagus belum direalisasikan.

Lain halnya dengan Suri Maharani, saat dikonfirmasi Dia menyatakan, tahun lalu semua ditangani Dikmen, tapi tahun ini dialihkan per bidang, artinya SMA, ada yang tangani, SMP, lain SD lain. Kalau saya merekap data SMP. Kalau SD bukan aku. Yudo yang datang keruangan Dikdas telah memastikan data SD sudah lengkap, tinggal CD data penunjang saja belum sampai imbuhnya. >> Roy

Leave a comment