Daging Glonggongan Marak di Pasar

Semarang (MR)

Menjelang Hari Raya Idul Fitri kebutuhan akan daging di masyarakat kian tinggi. Peluang ini dimanfaatkan para pedagang tak bertanggung jawab dengan menjual daging tak layak jual.

Petugas gabungan dari dinas peternakan dan perikanan bersama kepolisian menyisir Pasar Godong, Grobogan, Jawa Tengah. Hasilnya, petugas menemukan puluhan kilogram daging yang memiliki kadar air berlebih atau biasa disebut daging glonggongan. Kasus serupa juga ditemukan di Pasar Mangkang, Semarang.

Seorang pedagang daging di Pasar Godong, Sutarmin mengaku, dirinya sudah 25 tahun berjualan daging. Selama berjualan itu, Sutarmin tak pernah menyembelih sapi-sapi itu sendiri. Daging-daging sapi pasokan berasal dari luar kota, sehingga mereka tak tahu bahwa kandungan air dalam daging tersebut tidak normal.

Sementara itu, daging glonggongan ditemukan juga di Pasar Mangkang, Semarang. Petugas mendapati dari lima pedagang daging sapi, tiga di antaranya menjual daging yang tidak layak konsumsi. Kadar air pada daging sapi tersebut tinggi.

Mendapati kondisi seperti ini, petugas hanya dapat memberikan pengarahan dan pembinaan kepada para pedagang, agar menjual daging dengan kualitas yang baik dan tidak merugikan konsumen. (Warsoma)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.