mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

CHRISTIAN : SEGERA BENTUK KOMNAS HAM DI PAPUA BARAT

Published on Sep 14 2018 // Nusantara, Papua Barat

CHRISTIAN : SEGERA BENTUK KOMNAS HAM DI PAPUA BARAT

MANOKWARI, (MR) – Lembaga Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari dan Yayasan TIFA Jakarta melakasanakan workshop ( Dapat diartikan sebagai tempat berkumpulnya para pelaku aktivitas).

Tujuan dari workshop ini dikatakan oleh Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy.

” Untuk, Membangun Pemahaman Tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan Implementasi Aturan HAM Di Indonesia “, yang di selenggarakan di Oriestom Hotel Manokwari, berlangsung selama dua hari tanggal 13 September – 14 September 2018.

Dari kegiatan tersebut menghasilkan sejumlah agenda advokasi bersama di Provinsi Papua Barat.

Agenda dimaksud, Meliputi pendidikan hukum dan HAM bagi kalangan mahasiswa, jurnalis, perempuan, juga peserta didik tingkat dasar dan menengah serta kelompok pimpinan agama/gereja ujar Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari kepada media ini lewat keterangan tertulisnya , Jumat (14/09/2018).

Christian juga menekankan tujuan dari kegiatan ini untuk mendorong pembentukan perwakilan Komnas HAM di Papua Barat dan mendesak disahkannya peraturan daerah khusus (perdasus) tentang Perlindungan Masyarakat Hukum Adat agar segera terbentuk tegasnya.

Dia juga berharap agar segera terbentuk
Komisi Hukum Hakim ad hoc atau hakim yang bersifat sementara yang memiliki keahlian dan pengalaman di bidang tertentu untuk memeriksa, mengadili, dan memutus suatu perkara yang pengangkatannya diatur dalam undang-undang, dengan tujuan untuk mendorong Majelis Rakyat Papua (MRP) agar lebih kuat, jelas Cristian.

Sebagai tindak lanjut dari workshop ini akan dilakukan audiensi kepada para pemangku kepentingan di Provinsi Papua Barat demi membangun perdamaian yang dapat dimulai lewat penegakan hukum dalam konteks perlindungan HAM di daerah ini, harapnya. (Haiser Situmorang).

Leave a comment