Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan Buka Musda V PPNI

Gisting, (MR)
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tanggamus menggelar musyawarah daerah (Musda) ke V dalam rangka untuk memilh Ketua DPD PPNI untuk periode lima tahun kedepan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Serumpun Padi, Gisting Rabu (14/12) ini dibuka secara langsung oleh Bupati Tanggamus Tanggamus Hi.Bambang Kurniawan,S.T.

Ketua DPW PPNI Lampung Dedi Afrizal dalam sambutannya mengatakan bahwa PPNI merupakan organisasi yang sudah cukup dewasa sebab terbentuk dari tahun 1974, sementara untuk di Lampung terbentuk 1975 atau satu tahun setelah PPNI pusat terbentuk, di Lampung sendiri anggotanya sudah mencapai 900 an lebih yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan. “Dari 9000 an anggota tersebut, 2300 perawat statusnya masih tenaga kerja sukarela (TKS) yang tidak mendapatkan uang jasa pelayanan dari BPJS, jadi saya mohon agar kiranya kepala daerah dapat memperhatikan kesejahteraan rekan-rekan TKS,” ujar Dedi.

Dalam kesempatan itu, Dedi yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Lampung itu juga memuji, Bupati Tanggamus yang sudah mensupport organisasi PPNI di Tanggamus. ”Support pak bupati sangat besar, sehingga organisasi PPNI bisa bergerak untuk kebutuhan masyarakat, seperti memberikan bantuan kacamata dan kegiatan baksos lainnya,” katanya. Dedi juga berharap agar perawat di Tanggamus bisa meningkatkan kemampuan dan kompetensinya dibidang keperawatan, caranya dengan sekolah lagi bagi yang belum lulus Diplopa III (D3).”Masih ada rekan-rekan yang hanya lulusan sekolah pendidikan perawat (SPK), padahal berdasarkan UU 38 Tentang Keperawatan, seorang perawat harus D3, saya harap rekan-rekan dapat menyesuaikan, sebab ini perintah UU,bahkan di Lampung sudah ada perdanya,” kata Dedi.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Hi.Bambang Kurniawan mengatakan bahwa komitment Pemkab Tanggamus tidak perlu diragukan lagi dalam hal pembangunan dibidang kesehatan.” Kesehatan betul-betul kami support, hampir disetiap kecamatan memiliki Puskesmas rawat inap, bahkan ada satu kecamatan yang dua puskesmas rawat inapnya,” ujarnya.

Untuk insentif terhadap perawat TKS sendiri, bupati mengatakan, bahwa ada peningkatan secara bertahap sampai insentif yang diterima para TKS sesuai dengan umah minimum regional (UMR).

“Kami anggap PPNI sebagi mitra dari pemerintah, mitra harus dibantu dan ada perhatian, maka dari itu secara bertahap mendata TKS dibidang kesehatan. Wujudnya berupa insentif, tahun 2017 insya allah telah masuk dalam APBD, bahwa mereka yang telah menerima Rp900 ribu/bulan, naik menjadi Rp1,1juta, dan bagi TKS baru dari Rp400 ribu/bulan menjadi Rp700 ribu,” kata Bambang seraya meminta perawat dapat meningkatkan pelayanan dibidang kesehatan.

Berdasarkan hasil Musda ke V yang dimulai pagi hingga sore hari, Dedi Heryanto,S.KM terpilih sebagai Ketua DPD PPNI Tanggamus yang baru menggantikan Maryani. Dedi yang merupakan Kepala unit pelaksana teknis (KUPT) Puskesmas Talangpadang itu terpilih secara aklamasi dari 37 suara.

Sementara itu, Sekretaris pelaksana Musda Fauzan mengatakan, Musda diikuti oleh anggota yang terdiri dari 11 komasariat, 3 Kabupaten, satu Pembina dan 70 orang peninjau. “Dalam musda juga diadakan seminar dan bakti sosial berupa khitanan massal di Kecamatan Pulaupanggung,” ujar Fauzan. >>Irawan

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.