mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Bupati Serahkan KIA Kepada Tujuh Kepala Keluarga Secara Simbolis

Published on Dec 12 2017 // Ragam
Natuna, (MR)
Bupati Natuna Hamid Rizal menyerahkan secara simbolis Kartu Identitas Anak (KIA) kepada 7 Kepala keluarga di ruang rapat kantor Bupati, Selasa (29/11/17).
Launching program KIA satu jam saja jebol Rumah dan kantin adminduk, dilaksanakan Dispenduduk Natuna. Untuk dapat merealisasikan 3 program itu Disdukcapil Natuna gencar melakukan pendataan di tengah masya-rakat.
Bupati Natuna Hamid Rizal dalam sambutannya mengatakan, “pendataan administrasi anak ini merupakan tujuan mulia, Kita harus bangga, dari 50 Kabupaten yang mendapatkan prioritas program KIA, Natuna termasuk didalamnya. Sudah ada 86 persen penyerapan datanya, yang sudah selesai tinggal 14 persen lagi. Jika dilihat hasilnya, jauh lebih baik dari pendataan yang dilakukan oleh Disdukcapik Pemerintah Pusat,” ucap Hamid.
Lebih lanjut, melalui keberadaan KIA diharapkan anak-anak daerah bisa mendapatkan akses yang mudah. Pemkab Natuna telah menetapkan strategi untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. Pelayanan ini disebut  jemput bola dari rumah kerumah, pembuatan akte 1 jam saja, selesai dengan syarat  kelengkapan administrasinya.
Seluruh program untuk meningkatkan ketertiban administrasi. “Harapan Saya kepada semua aparatur pemerintahan agar dapat mendukung kegiatan tersebut. Karena dokumen kependudukan sangat mempengaruhi Pemkab Natuna untuk berbagi kesejahteraan,” tegas Bupati.
Sementara itu Kadusdukcapil Natuna Ilham Kauli mengaku Tahun 2017 dari 50 Kabupaten, Natuna  terpilih jadi peserta kepengurusan kartua KIA. Dasar penetapan kegiatan ini sudah ada keputusannya. Tahun 2018-2019 harus lengkap pemutakhiran data wajib dilakukan oleh Dispenduk.
“Kita juga harus melakukan pendataan kembali Kartu keluarga (KK) guna memastikan pemiliknya apakah masih hidup atau tidak. Dukungan anggaran yang telah direalisasikan oleh Bupati, sangat membantu berjalannya program ini. Terima kasih kepada Bupati, sehingga kegiatan ini bisa kita laksanakan,” ucap Ilham.
Adapun tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk meningkatkan pelayanan publik, melindungi hak anak agar tumbuh dan berkembang, memberikan kebahagiaan lewat pelayanan meski usia 14 tahun jika sudah menikah wajib memiliki KTP. Bagi mereka yang mau mengurus akte lahir, jika administrasi lengkap cukup 1 jam, hanya bawa surat lahir, surat nikah dan KK.
“Sementara program jebol Rumah, jemput bola kerumah, khusus kita peruntukkan kepada panti jompo dan lansia, ada juga  kampung aktif administrasi. Jika itu sudah teraksana akan ada desa binaan dan itu tidak terlepas dari anggaran. Kami harap tahun 2018 ini semua bisa terealisasi dengan baik,” ucap sang Kadis sambil meminta Bupati membuka secara resmi kegiatan itu.
Ditambahkannya Ilham, “ada sekitar 7 orang yang akan menerima kartu itu. Tahun 2017, Kita hanya mendapatkan blanko  4000 lembar. Blanko ini dibatasi, sehingga pelaksanaannya masih terbatas. Mudah-mudahan tahun depan berjalan dengan lancar,” ucapnya sambil menutup kegiatan lewat pantun. >>Roy

Leave a comment