mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Bupati Senam  Bersama Germas.

Published on Apr 13 2018 // Natuna Membangun

 

Natuna (MR)- Tingginya angka Hipertensi dan penyakit gula membuat Dinas kesehatan Provinsi menetapkan Natuna sebagai Lokus.( Binaan).

Hal itu dikatakan Kadiskes Natuna ,Rizal Rynaldi saat dikonfirmasi usai melakukan senam sehat dilapangkan pantai kencana Jumat, 13/04/3018.

Menurutnya, tingginya hipertensi dinatuna, tidak lepas dari makan laut yang masih segar. Pola makan masyarakat ,tidak seimbang dengan berolah raga, membuat daerah pesisir ini jadi perhatian khusus. Hypertensi, merupakan penyakit pembunuh no satu di dunia.

“Kegiatan ini untuk kedua kali dilakukan.” Ucap mantan Kabid Kesehatan masyarakat Provinsi Kepri itu.

Ada 3 fokus kegiatan , dilakukan Diskes Provinsi Kepri di Natuna. Pertama pertumbuhan masyarakat sehat, kedua, pemantauan tumbuh kembang anak,dan ketiga senam sehat. Inilah 3 fokus kerja Germas.

Kami menghimbau ,Lewat Germas ,agar masyarakat rutin berolah raga .Tak perlu lama lama cukup 30 minit setiap hari. Makan sayur dan buah buahan. Tak kalah penting Cek kesehatan secara rutin.

Sementara untuk kegiatan sendiri, semua dibiayai oleh Dinkes Provinsi . Kita hanya menyiapkan tempat saja ucapnya. Ada 2 Kabupaten di kepri , rawan penyakit hypertensi dan gula, Kabuoaten Natuna dan lingga.

Perlu diketahui ,Hypertensi tidak ada obatnya. Kalau sudah kena, kita hanya bisa menjaga keseimbangan saja, jangan sampai naik agar tetap terkontrol dan minum obat secara teratur. Pola makan sehat sangat penting .

“Yang sudah menderita tidak ada sembuh. Kita hanya menghambat pertumbuhan baru bagi masyarakat. Jangan sampai kena Hypertensi atau gula.ucapnya.

Senam sehat pagi ini, dihadiri langsung oleh Bupati Natuna Hamid Rizal.Dirjen Farmakes.

Selain Kepala Daerah, senam sehat melibatkan unsur Masyarakat ,Puskesmas, kader pos yandu ,organisasi profesi IDI, IBi, dan rumah sakit . Namun sayang, meski sudah diumumkan lewat RRI, minat masyarakat untuk berolah raga, sekaligus mengecek gula darah, dan Hypertensi secara gratis sedikit saja.Pada hal para peserta diberi makan bubur kacang ijo, sebagai asupan nutrisi.

Dari hasil pantauan di lapangan dari 35 orang yang melakukan cek darah 16 orang positif Hypertensi.Semoga kedepan Natuna bisa menekan angka Hypertensi.

Sementara itu Kabid Kesehatan Masyarakat Budi Hartono, lewat telepon selulernya, mengaku, Natuna dipilih jadi lokasi lokus, karena ditemukan terbanyak mengidap penyakit Hypertensi. Kegiatan ini kita lakukan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya nilai sehat. Ada 2 daerah kita jadikan lokus.Natuna dan lingga. Untuk tahun depan kegiatan seperti ini akan dilaksanakan di Lingga. Tahun ini di Natuna ucap Budi. Namun Ia enggan memberitahu secara rinci, berapa anggaran selama kegiatan itu./Roy.

Leave a comment